Eks Wabup Kerinci Divonis 4 Tahun Penjara, Kasus Suap RAPBD Provinsi Jambi

Pembacaan Putusan 4 Orang Terdakwa Suap RAPBD Provinsi Jambi di Pengadilan Tipikor Jambi. (Dok)

JAMBI,GEGERONLINE.CO.ID-Hasani Hamid bersama tiga orang eks anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 terdakwa suap uang ketok palu RAPBD Jambi tahun anggaran 2017-2018 divonis 4 (empat) tahun penjara dan didenda uang senilai Rp 250 juta oleh majelis hakim Tipikor Jambi.

Adapun keempat terdakwa kasus suap uang ketok palu RAPBD Provinsi Jambi yakni, Hasani Hami, Bustami Yahya, Hasim Ayub dan Nurhayati.

Bacaan Lainnya

“Menjatuhkan hukuman pidana selama 4 tahun kurungan penjara serta denda Rp 250 juta rupiah untuk masing-masing terdakwa,” kata Ketua Majelis Hakim, Tatap Urasima Situngkir, Kamis (25/1/2024)

Didalam amar putusannya majelis hakim menyatakan bahwa perbuatan terdakwa terbukti dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan melanggar pasal 12 huruf a UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hal itu sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana sebagaimana dakwan Primer.

Hakim juga menyebutkan di dalam membacakan putusan itu bahwa keempat terdakwa tersebut tentunya mendapatkan keringanan hukuman. Selain itu, mereka juga menerima tentang hal yang memberatkan terhadap kasus yang mereka perbuat.

“Hal yang meringankan bagi keempat terdakwa pertama masing-masing terdakwa telah mengembalikan uang yang mereka terima, lalu keempat terdakwa juga belum pernah di hukum serta para terdakwa juga mempunyai tanggungjawab terhadap keluarga,” ujar Majelis Hakim, Tatap.

Sementara hal yang memberatkan hukuman keempat terdakwa yakni karena tindakan dan perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah serta ikut terjerumus di dalam tindakan korupsi.

Untuk diketahui, Hasani Hamid mantan wakil Bupati Kerinci yang juga anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Demokrat merupakan urutan ke empat putra Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh yang divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jambi. (DD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *