Wako Ahmadi Diduga Pemilik SPBU Kumun Kota Sungai Penuh, KPK Diminta Proses

SPBU Berlokasi di Desa Air Teluh Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi, Walikota Ahmadi Zubir (Kiri), Herlina Ahmadi (Tengah) dan Rucita Arfianisa (Kanan). (Dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Teka-teki kepemilikan SPBU yang berlokasi di Kumun, Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi yang selama ini menjadi pertanyaan dan perbincangan di tengah masyarakat diduga kuat telah dibeli oleh Ahmadi Zubir Walikota Sungai Penuh.

Hal ini dapat dilihat dari kwitansi Pembelian saham milik IW yang diduga telah dibeli oleh Rucita Arfianisa anak kandung Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir dengan bukti transfer Rucita ke PT Muradi untuk pembelian saham IW salah satu Direktur SPBU PT Muradi Kumun.

Bacaan Lainnya

Dalam kwitansi tersebut Rucita membeli sebanyak 2700 lembar saham PT SPBU Muradi Darmasyah senilai Rp 2, 7 Milyar. Selain itu Rucita juga mentransfer uang sebesa Rp 950 juta kepada Muradi Darmansyah yang diduga untuk pelayanan Jual beli saham SPBU Kumun.

Kasus dugaan Pembelian SPBU milik H. Muradi sebelumnya sudah dilaporkan masyarakat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agustia Gafar atas kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diduga dilakukan Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir.

Salah salah sumber kepada gegeronline Senin, (19/02/2024) mengatakan, dengan ditemukan adanya bukti kwitansi pembelian saham SPBU PT. Muradi Darmansyah dan bukti transfer ke Muradi ini menguatkan bahwa SPBU Muradi di Kumun telah beralih kepemilikan ke Ahmadi Zubir dengan menggunakan nama orang lain seperti anak kandungnya sendiri Rucita Arfianisa, ujar sumber yang minta namanya dirahasiakan.

“Iya, Berdasarkan data dan informasi yang kita miliki SPBU Kumun diduga kuat sudah dibeli Ahmadi Zubir,” tegas sumber.

Terkait hal tersebut, dirinya minta kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memproses kasus tersebut yang pernah dilaporkan oleh masyarakat ke KPK, harap sumber.

Perlu diketahui SPBU Kumun yang awalnya milik H. Muradi Dharmansyah diduga kuat dibeli oleh Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, yang mengatas namakan orang lain yakni iIW, HD, dan AD. Selanjutnya saham atas nama inisal IW diduga dibeli oleh Rucita Dan Saham milik AD diduga kuat dibeli oleh Herlina isteri Ahmadi Zubir senilai Rp 2,5 Milyar. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *