Oknum Komisioner KPU Kerinci Diduga Terima Suap Rp 1 M Dari Caleg Dapil 5

Kantor Camat Bukit Kerman Kabupaten Kerinci, Hasil Rekap Suara (Kiri) dan Tumpukan Sejumlah Uang (Kanan). (Ist)

KERINCI,GEGERONLINECO.ID-Beredar rekaman suara pemberian uang suap untuk oknum Komisioner Pemilihan Umum Umum (KPU) dan Penyelenggara Pemilu di dua Kecamatan Kabupaten Kerinci, sebesar Rp 1 Miliar yang diduga diberikan oleh salah satu Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 1 atas nama Bir Ali.

Dana sebesar Rp 1 Miliar lebih itu diduga diberikan Ali Bir untuk mempengaruhi oknum Komisioner KPU Kabupaten Kerinci agar dapat merubah hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) dengan cara menggelembungkan suara Ali Bir Caleg dari Darah Pemilihan (Dapil) 5 yaitu, Kecamatan Gunung Raya dan Bukit Kerman.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Pemberian uang tersebut diduga untuk memuluskan agar tidak terjadinya temuan saat merubah hasil Pileg yang diduga dilakukan oknum Komisioner KPU Kabupaten Kerinci yang diduga melibatkan oknum Caleg Dapil 5 lainnya.

Dalam rekaman suara oknum Komisioner KPU Kabupaten Kerinci berani menjamin mengamankan suara Caleg tertentu.

“Dugaan ini semakin kuat, setelah oknum Komisioner KPU Kabupaten Kerinci dan oknum Caleg tersebut memberikan nasehat yang sama dan tidak masuk akal. bahwa yang bisa PSU wilayah Kecamatan Danau Kerinci Barat,” ucap Sumber Senin (19/2/2024) yang namanya minta dirahasiakan.

Adapun isi percakapan dalam rekaman suara yang beredar “Kecamatan Gunung Raya dan Bukit Kerman aman dan tidak ada permasalahan, saya bisa jamin itu,” kata oknum Komisioner KPU tersebut, yang suaranya terdengar jelas,”

“Begitu juga dengan oknum Caleg dari Partai Demokrat, yang selalu menghubungi dan menyampaikan, PSU bisa terjadi di Kecamatan Danau Kerinci Barat,”

Dari statement itu, lanjut sumber, oknum Komisioner KPU Kabupaten Kerinci begitu beraninya menyampaikan ia menjamin suara aman dan tidak ada permasalahan di Wilayah Kecamatan Gunung Raya dan Bukit Kerman, bahkan beraninya memberikan peluang PSU di Kecamatan Danau Kerinci Barat yang diduga terlibat merubah hasil Pemilu.

“Masa seorang Komisioner berani menjamin mengamankan suara Caleg dan berani bilang di suatu wilayah berpeluang PSU yang tidak ada masalah, diduga kuat ikut persengkongkolan merubah hasil pemilu,”tandasnya.

Prima Pribadi Putra Komisioner KPU Kabupaten Kerinci saat dikonfirmasi awak media terkait dugaan dirinya terlibat menerima uang suap Rp 1 M dari Bir Ali, membantah bahwa itu tidak benar, kata Prima Pribadi Putra.

“Wah salah besar itu, Kito pastikan bahwa kito tidak ado dan tidak akan pernah terima uang dari Caleg manapun dan tidak ado terlibat dalam kecurangan bentuk apapun di Pileg Kecamatan Bukit Kerman dan Gunung Raya, “ jelasnya.

Saat dikonfirmasi tentang adanya pertemuan Bir Ali dengan Mukhsin Zakaria Caleg PAN dan Andes Caleg Partai Gerindra, Prima Pribadi Putra malah menghapus pesan yang telah dibaca.

Ardi, Caleg Partai Demokrat dari Dapil 5, saat dihubungi membenarkan adanya kecurangan di Kecamatan Gunung Raya dan Bukit Kerman, Bukan di Danau Kerinci Barat saja malah juga di Gunung Raya dan Bukit Kerman, sebab ada indikasi kecurangan terstruktur yang terjadi.

“Kecurangan merubah hasil Pileg yang diduga dilakukan Bir Ali di Desa Selampaung Kecamatan Gunung Raya, dan Desa Pengasi Baru, Pulau Pandan Karang Pandan Kecamatan Bukit Kerman),” terang Ardi.

Saat ditanya terkait adanya indikasi terstruktur pemberian uang sebesar Rp 1 M kepada oknum penyelenggara, Ardi langsung tertawa, bahkan menyampaikan, Ya, itu isu yang beredar, mudah-mudahan itu terungkap.

“Iya, itu isu yang beredar, mudah-mudahan terungkap,” tutup Ardi. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *