Baru Dijebloskan ke Rutan, Ketua KONI Kembali Jadi Tersangka di Polres Kerinci

Kapolres Kerinci Muhammad Mujib (Kiri) dan Khairi Plt Ketua KONI Kota Sungai Penuh Saat Berada di dalam Rutan Klas IIB. (dok Gegeronline)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Khairi Ketua KONI Kota Sungai Penuh kembali jadi tersangka di Polres Kerinci terkait kasus dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang dilaporkan LSM Semut Merah ke Polres Kerinci dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/225/XI/2023/SPKT.SAT. RESKRIM/POLRES KERINCI/ POLDA JAMBI, tanggal 10 November 2023 lalu.

Hal ini diketahui dari surat nomor: B/42/III/RES.2.5./2024 tanggal 07 Maret 2024 Perihal: Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan yang ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP. Veri Prasetyawan. SH. MH yang ditujukan Kepada Aldi Agnopiandi sebagai pelapor.

Bacaan Lainnya

Dalam surat tersebut dinyatakan, Sesuai dengan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan ahli dan hasil gelar perkara. Maka dengan itu penyidik melakukan penetapan tersangka terhadap Khairi alias Buya Khairi Bin Sara’i Abidin (Alm).

Aldi Agnopiandi selaku pelapor kepada gegeronline, Sabtu (09/03/2023) mengatakan, bahwa dirinya telah menerima surat dari Polres Kerinci terkait Penetapan tersangka Khairi Ketua KONI Kota Sungai Penuh, kata Aldi.

“Iya, kita telah menerima surat dari Polres Kerinci tentang penetapan tersangka atas nama Khairi Ketua KONI Kota Sungai Penuh dalam kasus dugaan tindak pidana pelanggaran UU ITE, terang Aldi.

Kapolres Kerinci AKBP Muhammad Mujib saat dikonfirmasi gegeronline Via Whatshapp nya, Sabtu (09/03/2024) mengatakan, bahwa penetapan tersangka terhadap Khairi merupakan tahapan proses penyidikan, kata Muhammad Mujib.

“Iya, hasil dari penyidikan telah memenuhi alat bukti yang cukup. Kemudian dilaksanakan gelar perkara untuk dilakukan penetapan tersangka terhadap Khairi, tegasnya.

Zoni Irawan Aktivis senior Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mengapresiasi kinerja Kapolres Kerinci AKBP Muhammad Mujib atas penetapan tersangka Khairi dalam kasus tindak pidana UU ITE yang dilaporkan adinda Aldi Agnopiandi.

“Sekali lagi Apresiasi kami yang setingi-tingginya Kepada bapak AKBP Muhammad Mujib, Dan kami sangat mendukung langkah Kapolres Kerinci untuk menegakkan Supremasi Hukum di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh ini, harap Zoni.

Diketahui sebelumnya, Khairi dijebloskan ke Rumah tahanan Negara (Rutan) oleh pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Terkait kasus dugaan Korupsi dana hibah KONI Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2023 yang diduga merugikan negara’ 779 juta. Saat ini Khairi mendekam di jeruji besi.DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *