Wako Ahmadi Akui Dipanggil Polda Jambi Terkait Kasus TPPU 15,7 M

Ket Foto: Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir (Kiri), Herlina Ahmadi (Tengah) dan Anggota DPRD Provinsi Jambi Terpilih Rucita Arfianisa (Kanan). (dok Gegeronline)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Ahmadi Zubir Walikota Sungai Penuh Provinsi Jambi angkat bicara terkait kasus dugaan Suap jual beli jabatan, Fee proyek dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam pembelian SPBU Kumun milik eks anggota DPR-RI H.A. Muradi Darmansyah sebesar Rp.15,7 Milyar yang telah dilaporkan oleh Zoni Irawan, Cs aktivis senior di Polda Jambi.

Dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan, Fee proyek dan TPPU tersebut diduga kuat melibatkan Istri dan anak kandung Walikota Ahmadi serta sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya

Dikutip dari Beo.co.id, 29 Maret 2024 dengan judul berita Ahmadi Zubir : Wartawan Beo Berani Minta Tanggapan Tentang Pemberitaan Geger Kesini ?

Orang nomor satu di Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bdei tersebut mengaku telah mengetahui adanya laporan tersebut dan mengaku bahwa sudah dipanggil oleh Polda Jambi.

“Itu langsung ke Polda bae (saja), itu sudah ditangani Polda kan, langsung aja ke Polda buat apa kita heboh-heboh nian,” terang Ahmadi Zubir.

“Kini sudah diadukan ke Polda tidak mungkin aku katakan tidak, kita tunggu aja keputusan Polda, Tidak usahlah ditulis-tulis itu biarkan bae (saja lah) buk,” ungkap Ahmadi diruang kerjanya dikantor Walikota Sungai Penuh.

“Saya memang sudah pernah di panggil dari Polda, sudah berkali-kali di panggil,” katanya

“Ikolah yang berani nuik itu kemahin (anda lah yang berani menanyakan ini kesini, lillahitaaalla tidak satupun media yang berani nuik (tanya) itu kemahin, cuman iko (anda) lah yang berani nuik (tanya) itu kemahin (kesini),” ujar mantan Kepala Kesbangpol Kabupaten Kerinci itu.

Untuk diketahui, Zoni Irawan, Cs menduga Ahmadi Zubir membeli SPBU Kumun dari Eks anggota DPR-RI Muradi Darmansyah setelah dilantik menjadi Walikota Sungai Penuh yang diduga dari hasil jual beli jabatan dan Fee proyek di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.(DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *