Kejari Sungai Penuh Perlu Ungkap ‘Otak Pelaku’ Korupsi Dana Hibah KONI Rp 4,5 M

Ket Foto: Kajari Kota Sungai Penuh Antonius Despinola Saat Melakukan Jumpa Pers Beberapa Waktu Lalu. (dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID- Pengusutan kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2023 terus bergulir di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

Kejaksaan Negeri Sungai Penuh telah menetapkan 4 orang tersangka. Tiga tersangka masing – masing Khairi yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kota Sungaipenuh, Benni Zekmana menjabat sebagai Sekretaris dan Triko Marfendri selaku Bendahara. Selasa lalu, giliran General Manager Hotel GH dengan inisial KS ditetapkan tersangka.

Bacaan Lainnya

“Otak pelakunya perlu diungkap. Kami melihatnya ada oknum yang mengaturnya dan berpengaruh sekali. Itu terlihat sekali saat dihotel tempat kami menginap,” ujar Sumber yang merupakan Ketua pengurus Cabang Olahraga (Cabor).

Dia juga menceritakan penderitaan atlit saat tiba di Hotel Grand Harvest Kota Jambi. Menurut dia, saat tiba di Jambi di pagi hari, pengurus dan atlit tidak langsung bisa masuk kamar dan diharus menunggu pada siangnya.

“Ini tidak seperti biasanya, saya kaget kenapa kami tiba di hotel tidak boleh masuk kamar,”

“Saya selaku penanggung jawab, saya hubungi itu pengelola hotelnya. Dan sempat terjadi adu mulut. Akhirnya pagi itu kami disediakan juga kamar. Iya, semestinya 6 kamar disediakan menjadi 4 kamar,” ujarnya

Selain persoalan kamar, lanjutnya, kejanggalan lainnya adalah masalah makan pagi. Menurut dia, setiap ajang Porprov pihak hotel menyediakan makan pagi, namun, saat Porprov kemarin tidak disediakan makan pagi bagi atlit dan pengurus, tandasnya. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *