Gawat!!! Korban Banjir di Kota Sungai Penuh Kesulitan Air Bersih

Ket Foto: Penampakan Banjir di Tiga Desa Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh. (dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Korban banjir di Tiga Desa Paling Serumpun, Tanjung dan Tanjung Muda, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi, Senin (29/4/2024) mulai kesulitan air bersih.

Pasalnya, air sumur yang biasanya dipakai untuk keperluan sehari-hari kini tak bisa digunakan lagi karena keruh dan warnanya kuning.

Bacaan Lainnya

Selain merendam permukiman warga, banjir juga rendam fasilitas umum dan jalan utama menuju pusat kota.

Informasi yang diperoleh, sejumlah korban banjir mengunsi ke tempat yang lebih aman dan mengungsi ke rumah keluarga  menggunakan perahu sampan sebagai alat transportasi.

Mulyana salah satu korban banjir, kepada wartawan mengatakan, air yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari sudah berubah warna menjadi kuning. Selain itu, kami kesulitan mendapatkan air bersih, kata Mulyana, Senin (29/4)

“Ya, Rumah kami terendam dan saat ini kami yang terdampak banjir juga mulai kesulitan air bersih,” ungkapnya.

Ia berharap, adanya bantuan makanan dari pemerintah kota sungai penuh dan dinas terkait, ujar Mulyana sambil berharap.

Sementara itu, Sukri salah satu warga Tanjung meminta agar Pemkot Sungai Penuh untuk segera melakukan normalisasi Sungai Batang Merao, ungkapnya.

“Jika datang musim penghujan warga yang tinggal di sepanjang sungai Batang Merao tidak kebanjiran” pintanya

Hingga berita ini dipublis, BPBD Kota Sungai Penuh belum mengeluarkan data resmi terkait jumlah korban yang mengunsi dan jumlah rumah yang rusak. (DD)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *