Lagi, Kejari Sungai Penuh Jebloskan Teller BRI Ke Penjara Terkait Kasus Korupsi 8,7 M

Ket Foto: YS Kepala BRI Unit Kayu Aro Kabupaten Kerinci Saat Digiring dari Ruang Penyidik Kejaksaan Kedalam Mobil Tahanan. (Foto DD)

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Menetapkan Kepala BRI Unit Kayu Aro inisial YS (29) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan atau penyimpangan uang kas Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Kayu Aro Kabupaten Kerinci senilai Rp. 8,7 miliar, Selasa (30/04/2024).

Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Antonius Despinola, SH, MH Kepada awak media mengatakan, bahwa pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh telah melakukan penyidikan terhadap perkara tindak pidana korupsi, penyimpangan atau penyalahgunaan uang kas di salah satu Bank BUMN Unit Kayu Aro oleh Kepala Unit BRI Kayu Aro YS.

Bacaan Lainnya

“Telah ditemukan dua alat bukti sesuai fakta-fakta hukum. Inisial YS pegawai BRI Unit Kayu Aro ini telah mengambil uang kas bersama Pimpinannya dari brankas, yang diambil secara bertahap yang diketahui Maret 2023 dengan total jumlah Rp 8,7 Miliar,” kata Kajari didampingi Kasi Pidsus dan Kasi Intel Kejari.

Dia menambahkan, setelah yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi, YS akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka juga ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Sungai Penuh.

“Selaku teller Bank BRI dia memegang kunci brankas dan mengambilnya secara bertahap bersama Kepala unit BRI Kayu Aro yang sudah sejak lama Ditetapkan sebagai tersangka hingga mencapai Rp.8,7 miliar lebih,” kata Kajari.

Sementara itu pantauan gegeronline di kantor Kejari, tersangka YS keluar dari ruang penyidikan dengan mengenakan rompi tahanan kejaksaan masuk kedalam mobil tahanan untuk dibawa ke Rutan Sungai Penuh. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *