Terkait Kasus TPPU Rp 15,7 M, Ikhsan: Kapolda Jambi Diminta Perjelas Status Hukum Wako Ahmadi, Cs

Ket Foto: Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir (Kiri) dan Ketua LSM Jamstoch Ikhsan Muclisien Daraqtoni. (dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Ikhsan Daraqthuni aktivis senior Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh meminta Kapolda Jambi memperjelas status Hukum kasus dugaan suap jual beli jabatan, Fee proyek dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebesar Rp 15,7 Miliar yang diduga dilakukan oleh Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, Cs yang telah dilaporkan para aktivis dikomandoi Zoni Irawan ke Polda Jambi beberapa bulan lalu.

Menurut Ikhsan kasus dugaan TPPU tersebut diduga melibatkan Herlina seorang PNS di lingkup Pemkot Sungai Penuh yang tak lain merupakan istri Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir.

Bacaan Lainnya

Rucita Arfianisa anak kandung Ahmadi Zubir sekaligus calon anggota DPRD Provinsi Jambi terpilih Periode 2024 – 2029 yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dari Daerah Pemilihan Kabupaten Kerinci -Sungai Penuh juga diduga kuat ikut terlibat dalam kasus dugaan TPPU, itu.

Selain Istri dan Anak kandungnya, Adrizal Adnan adik Ipar Ahmadi Zubir yang juga calon anggota DPRD Kota Sungai Penuh terpilih Periode 2024 – 2029 dari Partai Amanat Nasional (PAN) diduga terlibat juga dalam kasus dugaan TPPU Wako Ahmadi dalam pembelian SPBU Kumun milik eks anggota DPRI RI Abdul Murady Darmansyah, terang Ikhsan aktivis yang dikenal Vocal dalam menyuarakan kepentingan masyarakat kepada awak media.

Terkait kasus tersebut, untuk itu Ia Minta kepada Kapolda Jambi untuk memperjelas status Hukum kasus dugaan TPPU yang diduga dilakukan oleh Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, Cs agar adanya kepastian Hukum, tegas Ikhsan.

“Iya, kenapa Polda Jambi terkesan lamban dalam menangani kasus dugaan TPPU tersebut, padahal semua bukti dan datanya sudah diserahkan pelapor ke Polda Jambi. Jika pihak Polda tiak sanggup serahkan saja ke Mabes Polri untuk menangani kasus tersebut,” tutup Ikhsan. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *