Kasus Dugaan Korupsi Rp 2,8 M di DPPKB PPA Kerinci Menguap 

Ket Foto: Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB PPA) Kabupaten Kerinci. Dan Kepala Dinas DPPKB PPA Herjos Neldi. (dok)

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Kasus dugaan Korupsi di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB PPA) Kabupaten Kerinci Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp 2,8 Miliar Menguap ke permukaan.

Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DPPKB PPA Kabupaten Kerinci diketahui Jumlah Anggaran di DPPKB PPA sebesar Rp.5.051.267.680, diduga Kuat Merugikan Keuangan Negara Sebesar Rp.2.8 Miliar yang diduga dilakukan oleh Herjos Neldi Selaku Kepala Dinas.

Bacaan Lainnya

Menurut Agustia Gafar, SH berdasarkan Informasi dan data yang kita miliki, kuat dugaan adanya kasus Korupsi pada pengelolaan anggaran DPPKB PPA Kabupaten Kerinci pada Belanja Operasional,Belanja Barang dan Jasa, Belanja Barang Habis Pakai dan Belanja Bahan-bahan lainnya, kata Agustia Gafar.

Dalam Penggunaan dan Penyaluran Anggaran  Kami duga terjadi Manipulasi Data, Begitu juga Penyalurannya diduga Tidak Tepat Sasaran Sehingga patut diduga Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Fiktif yang hanya dibuat sekedar untuk memenuhi Syarat administrasi .

“Iya, Ada dugaan terjadi Kerugian keuangan Negara Sebesar Rp. 2,8 M dalam kasus tersebut dari Jumlah Keseluruhan Dengan Kerugian Negara Tentunya Angka Yang Sangat Fantastis, tutup Agustia.

Kepala Dina’s DPPKA PPA Kabupaten Kerinci Herjos Neldi dikonfimasi melalui WhatsApp Jum’at (17/05/2024) tidak menjawab. Hingga berita ini dipublis belum ada jawaban resmi dari Kadis DPPKA PPA Kabupaten Kerinci. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *