Kades di Kota Sungai Penuhi Tertipu Dengan Kegiatan Bimtek di Jakarta

Pembukaan Bimtek Kades Se Kota Sungai Penuh di Jakarta. (dok)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengganggaran, Pengelolaan, Penatausahaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Desa dengan aplikasi sistim keuangan Desa (Siskeudes) versi 2.0.6 yang diikuti oleh Pemerintah Desa (Pemdes) se-Kota Sungai Penuh yang diselenggarakan di Hotel LTC Glodok Jakarta Barat, menjadi polemik dan dikeluhkan oleh Kades yang mengikuti Bimtek,

“Kami sangat kecewa terhadap Lembaga Pelatihan Nasional Indonesia (PelNasIndo) yang bekerja sama dengan Dinas Pemdes, karena pelayanan tidak maksimal,” ujar Salah seorang Kades yang mengikuti Bimtek di Jakarta.

Bacaan Lainnya

Ia Juga mengatakan, dari Penginapan hingga perlengkapan acara dan makanan semua tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Kami telah ditipu, agenda Bimtek ini bukan semata membahas Siskeudes, tetapi sekedar mencari uang oleh Lembaga dan Pemdes terhadap Kades,” tambahnya.

“Adapun setoran sebesar Rp. 4.000.000, (empat juta rupiah) tiap orang, dengan jumlah peserta yang mengikuti lebih kurang 176 orang, menurut kami Bimtek sekedar formalitas saja, ada beberapa LSM yang ikut di lembaga tersebut dan bahkan yang ikut jadi panitia dari Kota Sungai Penuh, seharusnya bisa tempat di Sungai Penuh,”tandasnya.

Kepala Dinas PMD Kota Sungai Penuh Edri Penta, saat dikonfirmasi, melalui WhatsApp, Sabtu (25/05/2024), tentang Bimtek Kades se-kota Sungai Penuh belum ada komentar.

Sementara Kabid PMD Kota Sungai Penuh, Dedi Gusrizal dan juga pihak Lembaga Bimtek, belum bisa dimintai komentar.

Sebab agenda Bimtek yang dianggap penting itu dinilai tidak efektif dan disinyalir hanyalah pemborosan anggaran serta diduga bernuansa politik.

Perlu diketahui, anggaran untuk Bimtek setiap Desa tidak memiliki dan tidak ada dalam APBDes.

Kejagung RI telah mengingatkan kepada Aparatur Desa di seluruh Indonesia untuk tidak menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk kegiatan Bimtek, dengan mempedomani Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2022 tentang Prioritas Dana Desa Tahun 2023.

Anehnya, kegiatan Bimtek Kepala Desa Se-kota Sungai Penuh di Jakarta tetap saja dilaksanakan. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *