Pasca Wako Ahmadi Diperiksa di Kejaksaan, Warga Minta Usut Tuntas Penerima Aliran Dana KONI Rp 4,5 M

Ket Foto: Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir Saat Memberi Pengarahan. Dan Pengurus KONI Kota Sungai Penuh Saat Digiring dari Ruang Penyidik Menuju Mobil Tahanan. (Ist)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-PascaPengusutan kasus dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2023 di Kejaksaan yang hingga kini terus bergulir. Dan berbagai pihak yang diduga mengetahui aliran dana sudah diperiksa oleh pihak penyidik.

Kasus yang merugikan keuangan Negara senilai lebih kurang Rp 4 milyar itu. Selain melakukan penahanan 4 orang tersangka, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir.

Bacaan Lainnya

Andi Sugandi, SH Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, saat ditemui Gegeronline di kantornya, Senin (27/5/2024) membenarkan bahwa pada Senin 20 Mei 2024 Penyidik telah meminta keterangan Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir terkait kasus dugaan Korupsi dana hibah KONI Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2023, kata Andi.

“Iya, Minggu lalu Senin 20 Mei 2024 Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir datang ke kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh” ujar Andi.

Sementara itu, Zurianto warga Kota Sungai Penuh mengapresiasi kinerja pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh dalam mengungkap kasus dugaan korupsi dana hibah KONI untuk Porprov Jambi tahun 2023.

“Patut diapresiasi kinerja penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh dalam mengungkap aliran dana hibah KONI sampai ke akar-akarnya,” ungkap Zurianto.

Dirinya berharap, kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Kota Sungai Penuh jangan hanya sebatas empat orang tersangka saja, Penyidik juga diminta untuk mengungkap aktor atau otak pelaku yang menerima aliran dana tersebut karena telah merugikan keuangan Negara, harapnya.(DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *