Faktor Ekonomi, Angka Perceraian di Sungai Penuh dan Kerinci Meningkat

Ilustrasi

SUNGAIPENUH.GEGERONLINE.CO.ID-Angka perceraian di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, Jambi setiap tahunnya terus mengalami peningkatan, periode Januari hingga Mei 2024 Pengadilan Agama telah menerima gugatan perceraian sebanyak 153 kasus.

Kasus perceraian dominan terjadi di usia muda dan 80% gugatan perceraian diajukan pihak Wanita. Kebanyakan disebabkan faktor ekonomi.
.
Panitera muda permohonan pengadilan agama sungai penuh Humaedi mengatakan penyebab perceraian ini kebanyakan terkait masalah ekonomi dan adanya ketidakcocokan lagi antara suami maupun istri. Kemudian persoalan orang ketiga dan lain sebagainya,

Bacaan Lainnya

“Sesuai data yang ada dipengadilan agama itu kasus perceraian ada 153, dan dari 153 itu ada 123 diajukan oleh istri selebihnya diajukan oleh suami. yang paling banyak diusia 25 sampai 40 tahun, penyebabnya beragam yang kebanyakan adalah ekonomi, perselisihan, dan pertengkaran terus menerus” ungkapnya.

Berdasarkan data, kebanyakan kasus gugatan perceraian yang diajukan ke kantor pengadilan agama lebih dominan terjadi diusia muda dengan rentang usia 25 tahun hingga 40 tahun” ungkapnya.

Untuk diketahui, tahun 2023 lalu kasus perceraian di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mencapai 381 kasus sedangkan pada tahun 2022 mencapai 399 kasus. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *