JPU Hadirkan 2 Saksi Dalam Sidang Kasus Korupsi Stadion Mini Kota Sungai Penuh

Ket Foto: Sidang Lanjutan Kasus Korupsi Pembangunan Stadion Mini Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh di Pengadilan Tipikor Jambi. (dok)

JAMBI,GEGERONLINE.CO.ID-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sungai Penuh menghadirkan dua orang saksi dalam Persidangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Stadion Mini Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2022.

Kedua saksi tersebut yaitu Slamet saksi ahli dari LKPP dan Triko dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya

Sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi juga menghadirkan tiga orang tersangka, yaitu Adiarta bin Syofan (konsultan pengawas), Welly Andres (ASN Dinas Perkim Sungai Penuh), dan Yusrizal Bin Nusri (pelaksana kegiatan), serta satu orang saksi ahli.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Tatap Urasima Situngkir berlangsung alot dan penuh dengan perdebatan.

JPU mencecar saksi ahli dengan berbagai pertanyaan terkait proses pengerjaan proyek, Stadion Mini Kota Sungai Penuh yang mana kualitas bahan yang digunakan dan dugaan penyimpangan dana proyek.

Slamet dalam kesaksiannya mengungkapkan, bahwa hasil pekerjaan pembangunan Stadion Mini sepak bola di Kota Sungai Penuh tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak. Ketidaksesuaian tersebut meliputi pekerjaan timbunan dan pengendalian mutu bahan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan saya, terdapat beberapa ketidaksesuaian antara hasil pekerjaan dengan spesifikasi kontrak,” ungkap Slamet di hadapan majelis hakim.

Dirinya menjelaskan bahwa timbunan tanah yang digunakan tidak sesuai dengan standar yang ditentukan. Selain itu, pengendalian mutu bahan juga tidak dilakukan dengan baik, sehingga kualitas bangunan tidak optimal.

Ketidaksesuaian tersebut, menurutnya, dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan stadion mini sepak bola di masa depan, bebernya

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Alex Hutauruk, SH dikonfirmasi Gegeronline Via WhatsApp Senin (10/6/2024 membenarkan bahwa Kamis 6 Juni 2024 kemaren, sidang lanjutan kasus korupsi stadion mini Kota Sungai Penuh menghadirkan saksi ahli.

“Ya, benar ada dua orang saksi yang dihadirkan di Persidangan yaitu pak Slamet sebagai saksi ahli dari LKPP dan Triko saksi dari Dinas Diskepora Kota Sungai Penuh” ujar Alex Hutauruk. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *