Drainase Tak Berfungsi, Banjir di Kota Sungai Penuh Semakin Meluas

Ket Foto: Banjir di Kota Sungai Penuh Beberapa Waktu Lalu Setinggi Dada Orang Dewasa. (dok Gegeronline)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID-Banjir masih menjadi momok bagi masyarakat Kota Sungai Penuh. Pasalnya, setiap hujan deras turun sejumlah Desa dalam Kecamatan Kota Sungai Penuh diterjang banjir. Akibatnya rumah warga terendam oleh banjir.

Terkait hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh diminta serius menangani saluran drainase agar dapat menampung Debit air. Supaya hal yang sama tidak kembali terulang.

Bacaan Lainnya

DPT Zulkarnain, salah satu tokoh masyarakat meminta Pemkot segera melakukan kajian agar banjir tidak terjadi kembali. Pasalnya, musibah banjir terjadi hampir setiap tahun dan lokasinya pun sudah meluas.

“Kami minta Pemkot untuk segera mencari solusi agar musibah banjir ini tidak terulang kembali. Selain saluran drainase tidak berfungsi, Satgas penanganan permasalahan drainase yang sudah dibentuk tidak berkerja secara maksimal,” katanya.

Ia menambahkan, penanganan permasalahan banjir merupakan visi-misi Ahmadi Zubir saat berkampanye menjadi Cawako beberapa tahun lalu.

*Mestinya Wako Ahmadi melakukan kajian bersama pakar dan ahli lainnya agar banjir di Kota Sungai Penuh tidak kembali terulang. Masyarakat sebenarnya sudah tau apa penyebab banjir di Kota Sungai Penuh” sebutnya.

Menurutnya, Jika tidak segera Pemkot mengatasi permasalah banjir. Kota Sungai Penuh diprediksi akan terendam, tutupnya.

Pantauan dilapangan, Senin (10/6/2024) sore banjir terjadi di beberapa tempat. Daerah yang terparah Kecamatan Pesisir Bukit, terlihat warga sedang membersihkan rumahnya karena air bercampur Lumpur menggenangi rumah warga.

Bukan hanya rumah warga saja, sawah dan ruas jalan Nasional di Desa Sungai Liuk Kecamatan Pesisir Bukit, jalan menuju Kumun Kota Sungai Penuh juga terendam banjir yang mengakibatkan Jalan macet karena banyak kendaraan bermotor yang rusak dan mogok ditengah banjir. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *