Kapolda Jambi Diminta Tangkap Pengedar Rokok Illegal di Kerinci dan Sungai Penuh

Istimewa

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Kapolda Jambi diminta tegas untuk memberantas Dan menangkap Peredaran Rokok Illegal tanpa Cukai bermerek Lukman, Rasta dan Manchester beredar luas di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Jika tidak ada tindakan tegas dari Kapolda Jambi, Para pemasok rokok ilegal itu semakin leluasa menjual kepada pengecer di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Parahnya lagi, para Pengedar rokok illegal tersebut seakan tidak takut dengan Aparat Penegak Hukum.

Bacaan Lainnya

Zoni Irawan saat dimintai tanggapapannya menuturkan, bahwa Warga Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci berharap kepada Kapolfa Jambi untuk segera menangkap pemasok dan pengedar rokok ilegal di Wilayah hukum Polres Kerinci. Karena Selain merugikan Negara juga meresahkan masyarakat, tutur Zoni.

“Rokok tanpa Cukai itu beredar ditengah masyarakat dari berbagai merek. Barang ilegal itu bebas beredar tanpa tersentuh Hukum, apakah Aparat berman dalam bisnis rokok illegal ini, sebaliknya pihak Polda Jambi tindak tegas jika ada Aparat dan yang terlibat lainnya bermain,” harap Zoni.

Informasi yang diperoleh Gegeronline dilapangan, rokok illegal tersebut sudah dua kali dilakukan penangkapan, namun hingga kini belum diketahui hingga sejauh mana proses hukumnya.

Oknum pemasok dan pengedar rokok ilegal ke Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci diduga berinisial SB, DD, HRB, FK. HR yang tempat penampungannya berlokasi di Desa Kubang, Jujun, Kabupaten Kerinci dan Rawang Kota Sungai Penuh.

Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Veri Prasetyawan, SH, MH saat ditanya terkait maraknya peredaran rokok illegal di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kepada Gegeronline, Minggu (21/04/2024) mengatakan, akan segera kita tindak, dan dalam waktu dekat ini akan kita Razia, ungkap Kasat

“Iya, dalam waktu dekat ini pihak Polres Kerinci dan Bea Cukai akan melakukan Razia,” tandasnya. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *