Kejari Diminta Periksa Wako Ahmadi dan Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh

Ket Foto: Unjuk Rasa Terkait PPPK di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh. Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir (Kanan) dan BKPSDM Kota Sungai Penuh Nina Pastian (Kanan). (dok net)

SUNGAIPENUH,GEGERONLINE.CO.ID- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh yang baru didesak untuk mengusut tuntas Kasus dugaan kecurangan dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) Kota Sungai Penuh tahun 2023 lalu.

Kasus yang sempat menghebohkan ini kembali mencuat dan dipertanyakan di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh melalui unjuk rasa damai oleh LSM Petisi Sakti, Jumat (14/06/2024) setelah ditanda tanganinya Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) oleh Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir beberapa bulan lalu.

Bacaan Lainnya

Adapun tuntutan dan desakan massa yang tergabung dalam LSM Petisi Sakti dihalaman Kejaksaan Negeri Sungai Penuh mendesak agar Kejaksaan Negeri untuk memeriksa Ketua Panitia Seleksi PPPK yang diduga tidak profesional dalam menjalankan aturan yang berlaku, dimana ada dugaan Pungutan Liar (Pungli) dan manipulasi data dalam rekrutmen PPPK.

Kejaksaan Negeri Sungai Penuh segera panggil dan periksa Nina Pastian Kepala BKPSDM yang diduga kuat menerima suap PPPK. Nina Pastian selaku kepala BKPSDM menggunakan jabatannya untuk memperkaya diri dan kelompok tertentu dalam kegiatan penerimaan PPPK Tahun Anggaran 2023.

Selain itu, Kejaksaan Negeri didesak untuk memanggil dan memeriksa Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir terkait skandal Korupsi pada penerimaan PPPK yang diduga terindikasi KKN besar-besaran,

Indra Ketua umum LSM PETISI SAKTI dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa aksi damai yang dilakukan di halaman kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Jumat (14/06/2024) ini adalah meminta agar Kajari Sungai Penuh yang Baru agar bisa menuntaskan permasalahan korupsi yang telah dilaporkan bahkan yang sedang berjalan, kata Indra.

“Kita berharap Kejari Sungai Penuh yang baru dilantik bisa menyentuh proses hukum sampai ke aktor dibelakang layar, jangan hanya pegawai kecil saja,” ungkap Indra.

Novi Saputra dalam orasinya mengatakan, bahwa dengan adanya Kepala Kejaksaan Negeri yang baru diharapkan dapat menjaga Marwah dan Integritas Penegakan Hukum di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, ujar Nov.

“Iya, Kita sangat berharap kepada Kajari yang baru Sukma Djaya Negara, dapat bersikap netral dan tetap menjunjung tinggi Integritas dalam menegakkan Supremasi hukum di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, karena selama ini banyak pelaku korupsi kleas kakap tidak tersentuh sedikitpun, bahkan hanya pegawai rendahan saja yang dijadikan tumbal,” tegas Novi.

Khumaini dalam orasinyia meminta pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh untuk memeriksa Walikota Sungai Ahmadi Zubir karena diduga terlibat dalam kasus suap penerimaan PPPK Kota Sungai Penuh tahun 2023, harap Khumaini.

“Harapan kita kepada Kejari Sungai Penuh yang Baru agar dapat memeriksa Walikota Ahmadi Zubir, Nina Pastian Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh dan Panitia Seleksi PPPK tahun 2023 dalam kasus dugaan suap dalam penerimaan PPPK tahun 2023 lalu, tutup Khumaini.(DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *