Kasus Rumdis DPRD Kerinci, MA Tolak Kasasi Adli dan JPU

Ket Foto: Mahkamah Agung RI. Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh Alex Hutauruk (Kiri) dan Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Rumah Dinas DPRD Kabupaten Kerinci Yaitu, Benny, Asli dan Loly. (dok Gegeronline)

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Mahkamah Agung RI menolak kasasi terdakwa kasus tindak pidana korupsi rumah dinas DPRD Kabupaten Kerinci. Selain menolak kasasi Adli, Mahkamah Agung juga menolak kasasi Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

Berdasarkan pengakuan dalam sidang Tipikor Jambi, ketiganya hanya bertugas sebagai pelengkap administrasi dan bukan sebagai pihak yang menikmati tunjangan tersebut.

Bacaan Lainnya

Tunjangan Rumdis ini anggota DPRD Kabupaten Kerinci 2017-2021 sudah masuk dalam tahap sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Atas pengembangan kasus ini Kejaksaan Negeri Sungai Penuh telah menetapkan tiga terdakwa. Yakni, Adli Sekretaris Dewan Kabupaten Kerinci, Benni Staf Sekwan dan Loly selaku KJP abal-abal.

Penolakan kasasi kasus tunjangan rumah dinas Kabupaten dibenarkan oleh Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Alex Hutauruk.

“Iya, mengikuti putusan banding Pengadilan Tinggi Jambi,” kata Alex kepada wartawan, Senin, (17/7).

Dengan ditolaknya kasasi ini bagaimana status tiga terdakwa ini lalu apakah tetap menjalani hukuman yang telah dijatuhkan? “Sudah inkrah. Dan tetap menjalani hukuman semula,” sebutnya.

Meskipun demikian, Gegeronline belum memastikan apakah ada pengembangan lebih lanjut lagi terkait dugaan keterlibatan pihak lain. Kami akan terus menggali informasi sedalam-dalamnya hingga kasus ini menjadi terang benderang. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *