Satu Tahun Lebih Dilaporkan ke Polres Kerinci, Kades Tanjung Syam Masih Aman-aman Saja, Ada Apa?

Ket Foto: Kepala Desa Tanjung Syam Lisna Sari. (dok)

KERINCI,GEGERONLINE.CO.ID-Kasus Penipuan jual beli tanah yang diduga melibatkan Lisna Sari Kepala Desa Tanjung Syam, Kecamatan Bukit Kerman Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi ternyata sudah satu tahun lebih dilaporkan ke Polres Kerinci. Namun hingga kini belum ada kejelasan dan Kepastian hukum.

Sementara terlapor Lisna Sari bersama dua rekannya masih Aman-aman saja, seolah-olah tidak bersalah dan terkesan kebal hukum, hal ini menjadi Pertanyaan masyarakat, Ada apa dengan kasus tersebut?

Bacaan Lainnya

Menurut sumber terpercaya gegeronline, Kasus tersebut telah dilaporkan oleh korban EW (53) ke Polres Kerinci pada 04 Mei 2023, namun hingga kini (01/07/2024) belum ada kejelasan status hukumnya. Apakah kasus tersebut berlanjut atau dihentikan?

“Iya, benar menurut informasi dan data yang kita miliki oknum Kades Tanjung Syam Lisna Sari dan dua rekannya diduga kuat terlibat kasus dugaan Penipuan jual beli tanah dengan korbannya EW warga Kota Sungai Penuh,” ungkap sumber.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor : STTLP/B/109/V/2023/SPKT/POLRES KERINCI /POLDA JAMBI korban EW telah melaporkan dugaan tindak pidana Penipuan/ perbuatan curang UU Nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP yang terjadi di Jalan Pancasila Kota Sungai Penuh terlapor Atas nama Isna D dan Lisna Sari.

Terkait kasus tersebut, untuk itu dirinya minta kepada Kapolres Kerinci untuk mengusut tuntas laporan pengaduan yang telah disampaikan pada 04 Mei 2023 lalu sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, harap sumber yang enggan disebutkan namanya.

Lisna Sari Kepala Desa Tanjung Syam dikonfirmasi terkait kasus dugaan penipuan yang diduga melibatkan dirinya melalui WhatsApp nya, Sabtu (22/6) mengatakan, Aku lah kayo Viral wo.. Kayo mintak tanggapan minin, seharus nyo belum naik kayo minta tanggapan, kata Lisna.

Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Very Prasetyawan dikonfimasi terkait kasus dugaan Penipuan jual beli tanah yang diduga dilakukan oleh Lisna Kades Tanjung Syam tidak berada diruangannya.

Hingga berita ini dipublis belum ada jawaban resmi dari Kasat Reskrim Polres Kerinci. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *