Dari Masalah RSUD Kota Sungai Penuh Hingga Pemekaran Kerinci 

Sambungan minggu lalu, wawancara Media Geger Online (GO) dengan Prof. DR. Rizal Djalil (RD). Kali ini terkait Persoalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sungai Penuh Hingga Pemekararan Kabupaten Kerinci, Berikut Petikan Wawancaranya :

GO : Selamat Siang pak Prof. Rizal Djalil, Bagaimana kabarnya? ………….

Bacaan Lainnya

RD : Alhamdulilah Sehat.

GO : Menindaklanjuti wawancara kita Minggu lalu, Kali ini kami ingin menanyakan Mengapa begitu parahnya masalah prasarana untuk operasi, seperti kain kasa pun tidak tersedia di RSUD Kota Sungai Penuh, bagaimana menurut bapak?……….

RD : Ya ini menggambarkan menumpuknya masalah di Kota Sungai Penuh. Ternyata bukan hanya masalah Sampah, Banjir, masalah pelayanan publik dasar pun seperti tidak terurus. Kita harus berterima kasih kepada masyarakat terutama Ibu yang komplain anaknya tidak dioperasi karena stock kain kasa tidak ada dan viral.

GO : Bagaimana mengatasi masalah tersebut? ……….

RD : Saya kira ada 2 pendekatan : pertama, untuk jangka pendek PJS Walikota harus meminta Kepala RS melaporkan apa kebutuhan mendesak selain kain kasa yang habis dan tidak tersedia di RSUD Kota Sungai Penuh sehingga dokter dan petugas kesehatan dapat memberikan pelayanan kuratif kepada masyarakat termasuk operasi. Kedua, evaluasi Kepala RSUD Kota Sungai Penuh yang menurut saya tidak Kapabel karena pasif dan tidak kreatif. Cari yang lebih baik dan sediakan sarananya.

GO : Apa tidak ada bantuan dari Pusat?

RD : Setahu saya Harusnya ada. Biasanya dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) kesehatan Untuk tahun 2024 Kota Sungai Penuh mendapat alokasi Anggaran sebesar Rp. 19. 981.439.000,- Tapi Kabupaten Muaro Jambi pada tahun yang sama malah mendapat Rp. 40. 764.754.000,-

GO : Mengapa Daerah Lain Muaro Jambi mendapat lebih besar?………..

RD : Ya jangan tanya saya dong, tanya sama Walikotanya pernah nggak mengusulkan dan memperjuangkan DAK Kesehatan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ?………

GO : Dengan dana sebanyak itu harusnya peralatan sederhana seperti kain kasa untuk operasi tersedia?………….

RD : Menurut Kita ya tersedia, tapi kita tidak tau dipakai untuk apa saja dana dari Pusat tersebut oleh Walikota. Tapi menurut saya hal-hal mendasar seperti peralatan medis di RS seperti kain kasa, cairan infus harus diprioritaskan. Ini semua tergantung pengetahuan dan kebijakan Walikota sebagai Pimpinan dan tokoh “Yang Memenggal Putus Memakan Habis” di Kota Sungai Penuh.”

GO : Baik, kita pindah topik terkait cerita Pemekaran Kabupaten Kerinci dulu, Apa sebenarnya yang diinginkan dengan memekarkan Kabupaten Kerinci dan Kota Sunga Penuh? ………….

RD : Ya waktu itu dimaksudkan supaya Kota Sungai Penuh menjadi lebih maju lebih bersih, lebih indah. Pelayanan publiknya makin baik dan pembangunan Kota tertata rapi. Dan sejajar dengan Kota lainnya di tempat lain.

GO ; Tapi kenyataannya sekarang tidak seperti itu ?…………..

RD : Ya memang antara harapan dan kenyataan itu tidak selalu sama. Kota Sungai Penuh yang pada 1970 an merupakan Kota nomor 2 dalam Wilayah Propinsi Jambi, setelah Kota Jambi. Tapi sekarang tertinggal jauh dari Kota Muara Bungo, bahkan kalah dari Kota Muaro Jambi yang baru muncul.

GO : Memprihatinkan ya ?………….

RD : Ya memang menyedihkan, tapi jangan salahkan masyarakat Kota Sungai Penuh atas permasalahan yang muncul di Kota Sungai Penuh. Saya paham betul masyarakat kita sangat koperatif dan tingkat Partisipasinya tinggi tergantung “Imamnya” dalam hal ini Walikotanya. Itulah makanya hati-hati memilih Pemimpin, salah pilih resikonya besar dan ditanggung oleh masyarakat banyak.

GO : Bisa cerita tentang proses dan tokoh yang berjasa dalam Pendirian Kota Sungai Penuh? ……………….

RD : Walaupun saya ikut dalam proses pendirian Kota Sungai Penuh dari awal dan semua detil saya catat, tidak tepatlah saya menyampaikan pada masa menjelang Pemilihaan Walikota ini. Saya harus arif dan tidak mau dianggap Tendensius. Insya Allah pada saat yang tepat akan saya ungkapkan dengan detil serta akan saya perlihatkan Dokumen dan Foto-foto peresmian pendirian Kota Sungai Penuh.

GO : Apakah benar hanya usaha seorang Tokoh?..

RD : Itu tidak benar, Banyak orang terlibat, baik Tokoh Kerinci yang ada di Jambi maupun di Jakarta. Yang jelas bukan usaha seorang Tokoh Kerinci.

GO : Oke, pak Terima kasih atas waktu dan informasinya, kami doakan semoga pak Prof sukses slalu.

RD : Amin, Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *