— Pelayanan di Rumah Sakit Umum (RSU) MHA Thalib Sungai Penuh kembali menjadi sorotan publik menyusul keluhan warga terkait kualitas layanan yang memburuk. Sejumlah pihak, termasuk keluarga pasien dan masyarakat, menuntut agar Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Direktur Utama (Dirut) RSU MHA Thalib segera diganti.

Keluhan warga mencakup antrean panjang, kurangnya tenaga medis, serta fasilitas yang dianggap tidak memadai untuk menangani pasien. Banyak pasien terpaksa menunggu lama untuk mendapatkan perhatian medis, sementara perawatan yang diberikan dinilai tidak optimal. Kebersihan dan keterbatasan alat medis juga menjadi masalah yang sering dikeluhkan, bahkan beberapa pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain yang lebih jauh.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan, pengaduan masalah serupa telah berkali-kali disampaikan namun tidak ada perubahan signifikan. “Kami merasa pelayanan di RSU MHA Thalib semakin tidak profesional. Ini sangat merugikan warga, terutama bagi keluarga pasien yang membutuhkan pertolongan segera,” ujarnya.

Menanggapi kondisi tersebut, sejumlah anggota masyarakat bersama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang peduli terhadap pelayanan kesehatan mendesak pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi kinerja Kabid Pelayanan dan Dirut RSU MHA Thalib. Mereka berpendapat bahwa jika masalah ini tidak segera diatasi, kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Kota Sungai Penuh dapat tergerus.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat menambahkan, “Sudah saatnya ada perubahan di manajemen rumah sakit ini. Kami meminta agar Kabid Pelayanan dan Dirut yang sekarang diganti dengan orang yang lebih kompeten dan peduli terhadap kondisi masyarakat.”

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Sungai Penuh, Dahkir Yahya, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai buruknya pelayanan di RSU tersebut. Ia mengaku telah mengkonfirmasi langsung dengan pihak RSU dan mendapatkan penjelasan mengenai kejadian yang dilaporkan.

Dahkir menegaskan bahwa Komisi 1 DPRD Kota Sungai Penuh tidak akan tinggal diam dan akan mendalami kasus ini hingga tuntas. “Jika memang nantinya murni merupakan kelalaian pihak RSU dalam pelayanan, kami tidak akan segan-segan merekomendasikan kepada Kepala Daerah untuk mengganti Kabag Pelayanan dan Dirut RSU MHA Thalib Sungai Penuh,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RSU MHA Thalib maupun Pemerintah Kota Sungai Penuh mengenai tuntutan penggantian pejabat di rumah sakit tersebut. Warga berharap agar masalah ini segera mendapat perhatian serius demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah mereka.