— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif pada perdagangan sesi I, Kamis (27/8/2026), dengan kenaikan 44,59 poin atau 0,7% hingga mencapai level 6.450,27. Sepanjang sesi ini, IHSG bergerak dalam rentang 6.376 hingga 6.456.

Pergerakan positif IHSG turut diiringi oleh lonjakan harga sejumlah saham yang berhasil mencapai batas auto rejection atas (ARA) dan menempatkan diri dalam daftar top gainers. Salah satu saham yang mencatatkan kinerja apik adalah CBUT.

Data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat bahwa sebanyak 18,22 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,38 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.059.206 transaksi.

Secara keseluruhan, 466 saham mengalami kenaikan harga, sementara 145 saham diperdagangkan menurun, dan 169 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 turut memberikan kontribusi dengan penguatan sebesar 0,29%.

Seluruh sektor saham tercatat menguat pada penutupan sesi I. Sektor barang konsumsi non primer memimpin penguatan dengan kenaikan 2,14%, diikuti oleh sektor transportasi sebesar 1,81%, sektor energi 1,64%, sektor properti 1,64%, dan sektor kesehatan 1,51%.

Di pasar saham Asia, mayoritas indeks terpantau melemah pada sesi I. Nikkei Jepang melemah 0,09%, Hang Seng Hong Kong turun 0,59%, dan Straits Times Singapura terkoreksi 0,58%. Sementara itu, indeks Shanghai China justru mencatatkan kenaikan 0,58%.

Beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan harga maksimal hingga batas auto rejection atas (ARA), dengan lonjakan harga di atas 19% hingga 25%. Saham-saham tersebut antara lain PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) yang melonjak 25% ke Rp 775, dan PT Charnic Capital Tbk (NICK) yang melesat 24,92% ke Rp 1.930.

Selain itu, PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) melonjak 24,68% menjadi Rp 960, dan PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) menguat 19,85% ke Rp 8.150.

Sebaliknya, terdapat lima saham yang mengalami penurunan signifikan hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan masuk daftar top losers. PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) ambles 14,93% ke Rp 228, dan PT Ingria Pramata Capitalindo Tbk (GRIA) turun 14,73% ke Rp 191.