— Jalan utama dan alternatif menuju kawasan adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan mengalami kerusakan parah. Kondisi ini dikeluhkan oleh warga dan pengunjung yang melintas, serta diharapkan segera mendapatkan perhatian dari pihak terkait.

Kerusakan terlihat pada ruas Jalan Raya Aweh-Gununganten-Cikapek, yang merupakan salah satu akses utama menuju permukiman masyarakat adat Baduy. Jalanan di sejumlah titik tampak berlubang dan bergelombang, menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengendara.

Selain itu, jalur alternatif di ruas Cikapek yang biasanya digunakan untuk mempersingkat waktu tempuh juga mengalami kerusakan. Kepala Desa Kanekes, yang juga menjabat sebagai Jaro Pemerintah Masyarakat Adat Baduy, Oom, menyatakan bahwa kerusakan jalan ini sangat menghambat mobilitas warga.

“Pengunjung banyak yang menanyakan, katanya jalan menuju Baduy cukup lumayan rusak. Mau lewat Kalang Anyar atau Aweh, katanya sama-sama ada yang rusak,” ujar Oom, mengutip keluhan para wisatawan.

Oom berharap agar perbaikan jalan yang rusak dapat segera dilakukan. Lebih lanjut, ia juga menyuarakan harapannya agar fasilitas di Terminal Ciboleger, yang menjadi salah satu titik akses utama bagi wisatawan ke kawasan Baduy, dapat ditingkatkan.

“Jadi kami mendukung dan mendorong agar pembangunan akses menuju Saba Baduy dipercepat. Terminal ini kecil nggak bisa muat banyak kendaraan. Mereka yang hendak ke Baduy pada balik lagi karena parkiran penuh,” jelasnya, menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur pendukung.