Geger Online — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Andre Rosiade, memberikan apresiasi tinggi terhadap Danantara Housing Expo 2026. Acara ini dinilai sebagai wujud nyata dukungan Danantara bersama ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk program sejuta rumah. Pameran yang berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di NICE PIK 2 ini menghadirkan lebih dari 360 ribu unit properti yang dikembangkan oleh lebih dari 130 developer, baik dari BUMN maupun swasta.
Dalam ekosistem BUMN sendiri, tercatat ada lebih dari 16 ribu unit properti dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi. Total nilai inventori dari proyek-proyek BUMN ini mencapai sekitar Rp 9,79 triliun, dan ditawarkan dengan skema suku bunga berjenjang yang sangat terjangkau, mulai dari 2,75%.
Andre Rosiade menyampaikan bahwa Danantara Housing Expo 2026 telah mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Bahkan, penjualan unit sudah mulai dilakukan pada rangkaian acara sebelum pameran utama resmi dibuka. “Bahkan sebelum expo resmi dibuka, antusiasme masyarakat sudah terlihat. Selama rangkaian pre-event, tercatat penjualan sebanyak 988 unit, dengan proyeksi nilai transaksi mencapai sekitar Rp 530 miliar,” ungkap Andre.
Capaian awal ini, menurut Andre, menunjukkan adanya permintaan yang kuat dari masyarakat terhadap hunian yang terjangkau, ditambah dengan skema pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka. Ia berharap momentum ini dapat terus meningkat selama empat hari penyelenggaraan pameran berlangsung.
Lebih lanjut, Andre menjelaskan bahwa pameran ini tidak hanya menampilkan pilihan properti melalui booth-booth peserta. Pengunjung juga diberi kesempatan untuk melihat dan merasakan langsung berbagai hunian melalui unit contoh (show unit) berskala 1:1. Hal ini memungkinkan pengunjung mendapatkan gambaran yang nyata mengenai desain, ukuran, tata letak (layout), dan kualitas rumah sebelum membuat keputusan pembelian.
Tiga di antara properti yang dihadirkan dalam format show unit 1:1 adalah Rumah Susun MBR Cikarang, Semesta Parayasa, dan Vasaka Bali. Ketiga contoh ini menggambarkan luasnya variasi pilihan hunian yang ditawarkan, mulai dari hunian untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), township yang terintegrasi dengan transportasi, hingga hunian premium.
Rumah Susun MBG Cikarang
Hunian ini merupakan tipe yang terjangkau dan berlokasi dekat dengan pusat pekerjaan. Konsep ini sejalan dengan inisiatif program 3 Juta Rumah di salah satu koridor industri terbesar di Indonesia, yang bertujuan menyediakan hunian terjangkau bagi MBR yang dekat dengan tempat kerja mereka.
Rumah Susun MBG Cikarang dirancang sebagai kawasan terintegrasi yang mencakup hunian, area komersial, ruang terbuka hijau, fasilitas sosial, serta konektivitas transportasi dan akses gerbang tol. Terdapat tiga tipe unit yang ditawarkan, yaitu studio, 2 kamar tidur (BR), dan 3 kamar tidur (BR), untuk mengakomodasi beragam kebutuhan masyarakat. Hunian ini dikembangkan di atas lahan hibah dari Lippo Group di Cikarang kepada negara, dengan tahap awal seluas sekitar 11 hektare dan rencana pengembangan keseluruhan mencapai puluhan ribu unit.
Semesta Parayasa
Semesta Parayasa adalah tipe hunian township terintegrasi transportasi yang dikembangkan di atas lahan seluas sekitar 130 hektare. Konektivitas transportasi menjadi salah satu keunggulan utama dari proyek ini.
Penyerapan penjualan hunian ini dilaporkan sudah mencapai sekitar 80%. Harga unit mulai dari Rp 387 juta, dengan pilihan cicilan mulai Rp 1,8 juta per bulan, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Fasilitas yang ditawarkan mencakup stasiun, jogging track, taman cluster, playground, lapangan olahraga, masjid, area komersial, dan internet. Bangunan ini telah tersertifikasi green building dan dirancang untuk mengurangi penggunaan listrik hingga sekitar 30%.
Selama Danantara Housing Expo, tersedia harga khusus dan benefit eksklusif, termasuk kitchen set, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Vasaka Bali
Dikembangkan oleh PT Waskita Karya Realty di Denpasar, Vasaka Bali mengusung konsep Modern Tropical Living yang memadukan hunian modern dengan karakter khas kehidupan tropis Bali. Proyek ini berlokasi di kawasan terpadu seluas 12,1 hektare, lengkap dengan fasilitas pendukung dan akses langsung menuju area komersial.
Selama pameran, tersedia pilihan cicilan mulai dari Rp 15 jutaan per bulan, serta penawaran khusus selama event berlangsung, sesuai dengan syarat dan ketentuan. Tipe unit yang tersedia meliputi:
- Evara: Luas Tanah (LT) 105 m² / Luas Bangunan (LB) 110 m², dengan harga mulai Rp 3,2 miliar.
- Dhama: LT 128 m² / LB 140 m², dengan harga mulai Rp 4,2 miliar.
Andre Rosiade menekankan bahwa ketiga show unit tersebut hanyalah sebagian kecil dari beragam proyek yang ditampilkan di Danantara Housing Expo 2026. Menurutnya, kehadiran show unit 1:1 sangat penting agar masyarakat tidak hanya melihat brosur atau gambar render, tetapi dapat masuk ke dalam unit, merasakan langsung ruangannya, dan membayangkan pengalaman tinggal di rumah yang ditawarkan.
“Ini yang ingin dibawa DHE: pilihan rumah yang semakin luas, akses pembiayaan yang semakin mudah, dan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung rumah yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan mereka,” pungkas Andre.
Ikuti Geger Online
