— JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan tengah memantau pergerakan Unusual Market Activity (UMA) terhadap lima saham emiten pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kelima saham yang masuk radar pemantauan ketat BEI adalah PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Charnic Capital Tbk (NICK), PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE), dan PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA).

Manajemen BEI dalam keterangan resminya menyatakan, “Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.” Pemantauan ini dilakukan karena adanya indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar pada saham-saham tersebut.

Berdasarkan data pergerakan saham, PPGL tercatat mengalami kenaikan 38,6% dalam sebulan terakhir dan 59,7% sejak awal tahun. Saham POLU melonjak 61,6% sebulan terakhir dan 3,05% sepanjang tahun berjalan. Sementara itu, NICK menunjukkan kenaikan 61,5% sebulan terakhir dan melesat 58,2% sejak awal tahun. LIFE naik 45,5% dalam sebulan terakhir dan 6,5% secara year-to-date. Saham GPRA mengalami kenaikan 11,2% sebulan terakhir, namun tercatat turun 24,8% sejak awal tahun.

BEI menegaskan, “Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.” Dengan adanya pengumuman ini, para investor diimbau untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa, mencermati kinerja emiten serta keterbukaan informasinya.

Selain itu, investor juga disarankan untuk mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.