— Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) saham senilai Rp 125 miliar pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (28/8/2026). Aksi jual signifikan ini mayoritas menyasar saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Berdasarkan data BEI yang dirilis Stockbit Sekuritas, investor asing membukukan net sell saham GOTO sebesar Rp 134,9 miliar, dihitung berdasarkan harga rata-rata selama sesi I. Total volume saham GOTO yang dilepas mencapai 2,7 miliar unit.

Perdagangan saham GOTO pada sesi I berlangsung dalam kondisi stagnan. Hingga berita ini ditayangkan, saham GOTO terpantau tertahan di level Rp 50 per lembar. Kondisi stagnan ini juga berlanjut selama sebulan terakhir. Secara year to date (ytd), saham GOTO tercatat mengalami penurunan nilai sebesar 21,8%.

Data dari IDX menunjukkan bahwa saham GOTO telah ditransaksikan sebanyak 11,26 juta kali dengan frekuensi mencapai 876 kali. Total nilai transaksi yang tercatat adalah Rp 563,1 juta.

Dalam catatannya untuk perdagangan Jumat (28/8/2026), CGS International Sekuritas Indonesia menetapkan target harga saham GOTO di level Rp 50. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support untuk saham GOTO berada di Rp 50.