Geger Online — Perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung berbelanja bahan pangan dalam jumlah besar mendorong inovasi pada lemari es. Produsen kini menghadirkan kulkas berkapasitas luas dengan fitur canggih yang terintegrasi dengan teknologi digital, dirancang untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan keluarga modern.
Lemari es tipe side-by-side menjadi primadona bagi rumah tangga yang mengadopsi kebiasaan belanja mingguan atau bulanan. Konfigurasi ruang pendingin dan pembeku yang bersebelahan tidak hanya memudahkan pengelompokan bahan pangan berdasarkan jenis, tetapi juga menawarkan akses yang lebih ergonomis. Penempatan rak secara vertikal membuat sebagian besar kompartemen sejajar dengan pandangan mata, mengurangi kebutuhan membungkuk saat mengambil bahan makanan.
Kemudahan melihat isi kulkas secara keseluruhan juga berpotensi meminimalkan risiko makanan terlupakan hingga melewati masa kedaluwarsa. Namun, pengguna perlu memastikan ketersediaan ruang yang memadai untuk penempatan unit dan bukaan pintu yang leluasa. Kapasitas besar yang ditawarkan juga harus selaras dengan jumlah anggota keluarga, pola konsumsi, serta pertimbangan konsumsi daya listrik.
Menjawab kebutuhan tersebut, AQUA Elektronik meluncurkan lemari es side-by-side AQR-CSE696RSV(SL) dengan kapasitas 618 liter. Unit ini dilengkapi dispenser air dan pembuat es otomatis yang dapat dikontrol melalui aplikasi smartphone.
Lidia Ivonne, Trainer Refrigerator Product AQUA Elektronik Indonesia, menjelaskan bahwa pengembangan produk ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan ruang penyimpanan yang memadai, kemudahan operasional, dan efisiensi energi. “Format side-by-side memberikan kemudahan akses karena ruang pendingin dan pembeku ditempatkan secara berdampingan,” ujar Lidia.
Fitur unggulan lainnya adalah Smart Ice Assistant yang menawarkan empat opsi pengaturan pembuatan es: standar, siklus, khusus, dan mode tidur. Pengaturan ini dapat diakses melalui panel sentuh eksternal pada pintu. “Dispenser yang ditempatkan di luar memungkinkan pengguna mengambil air atau es tanpa membuka pintu utama. Cara tersebut dapat membantu mengurangi keluarnya udara dingin, meski tingkat efisiensinya tetap dipengaruhi oleh frekuensi penggunaan dan kondisi lingkungan,” tambah Lidia.
Pengaturan Suhu dan Kelembapan Optimal
Lemari es ini mengadopsi sistem Multi Airflow yang memastikan sirkulasi udara dingin merata ke seluruh area penyimpanan. Terdapat pula kompartemen khusus dengan pengaturan kelembapan yang ideal untuk menjaga kesegaran sayuran dan buah-buahan.
Teknologi H-Deo Fresh diklaim mampu mengurangi bau tidak sedap dan menjaga kualitas udara di dalam kulkas. Namun, efektivitas penyimpanan tetap sangat bergantung pada kebiasaan pengguna dalam menata, mengemas, serta memisahkan bahan pangan mentah dari makanan siap saji.
Produk ini memanfaatkan teknologi Twin Inverter dengan daya operasional sekitar 42 watt. Konsumsi listrik aktual dapat bervariasi tergantung pada pengaturan suhu, suhu lingkungan, volume bahan yang disimpan, dan seberapa sering pintu dibuka.
Fitur pendukung lainnya mencakup akses laci yang mudah saat pintu dibuka hingga 90 derajat, penyangga botol untuk stabilitas, serta pencahayaan LED di seluruh ruang penyimpanan.
“Pemanfaatan aplikasi, pengaturan suhu, dan kompartemen khusus menunjukkan perkembangan lemari es dari sekadar perangkat pendingin menjadi bagian integral dari pengelolaan persediaan pangan rumah tangga. Meski demikian, konsumen tetap perlu mempertimbangkan kapasitas, dimensi, kebutuhan penggunaan, layanan purnajual, dan efisiensi energi sebelum memilih produk,” pungkas Lidia.
Ikuti Geger Online
