— PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM bersama para pemimpin redaksi media menggelar kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam bentuk turnamen olahraga. Acara ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan, tetapi juga sebagai sarana menggalang kepedulian bagi masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan musibah kebakaran di Desa Sade, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Setiap skor yang berhasil dicetak dalam pertandingan olahraga tersebut dikonversikan menjadi nilai bantuan. Melalui semangat kompetisi yang berlangsung, terkumpul donasi sebesar Rp 26.826.000 yang akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Inisiatif ini memberikan makna lebih luas pada olahraga, di mana setiap poin bukan hanya sekadar angka di papan skor, melainkan wujud kepedulian nyata bagi korban bencana.

PNM membangun kolaborasi dengan media untuk bersama-sama menyuarakan pesan solidaritas. Media memegang peranan penting dalam menginformasikan berbagai persoalan masyarakat serta menghubungkan kepedulian dari berbagai pihak agar dapat terwujud menjadi gerakan yang memberikan manfaat lebih besar.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menyatakan bahwa semangat kebersamaan merupakan kekuatan krusial dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk saat masyarakat sedang tertimpa musibah. “Kepedulian akan menjadi lebih berarti ketika dilakukan bersama-sama. Hari ini kita berkumpul melalui olahraga, tetapi tujuan kita jauh lebih besar, yaitu menghadirkan manfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Kindaris.

Menurut Kindaris, kolaborasi dengan media merupakan bagian dari komitmen PNM untuk terus hadir di tengah masyarakat. Dukungan tidak hanya diberikan melalui pembiayaan dan pemberdayaan bagi pengusaha ultra mikro, tetapi juga melalui aksi sosial ketika masyarakat memerlukan bantuan. “Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, jika dilakukan bersama-sama, insyaallah dampaknya bisa menjadi lebih besar,” tambahnya.

Konsep kegiatan yang sederhana namun sarat makna ini terasa dalam semangat kebersamaan yang dibangun. Lapangan olahraga menjadi ruang silaturahmi, sementara setiap pertandingan menjadi sarana untuk mengubah energi positif menjadi bantuan nyata. Bencana di NTT dan kebakaran di Desa Sade, NTB, menjadi pengingat bahwa masyarakat membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk meringankan beban mereka agar dapat kembali menjalani kehidupan.

Nilai donasi yang terkumpul bukan sekadar angka. Di baliknya terdapat semangat bertanding, silaturahmi, dan kepedulian yang dikonversikan menjadi harapan bagi mereka yang terdampak bencana. Gerakan bersama dari banyak pihak membuktikan bahwa setiap poin dapat membuka sebuah harapan baru.