— JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengidentifikasi 10 orang dari total 65 orang yang diamankan diduga berperan sebagai perekrut dan penyedia dana untuk aksi demonstrasi yang berlangsung hari ini. Kesepuluh orang tersebut kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyatakan bahwa penyidik masih mendalami berbagai aspek terkait peran kesepuluh terduga tersebut. “Pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terkait, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang terduga sebagai perekrut dan penyedia dana di dalam mempersiapkan aksi,” jelas Kombes Iman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Pendalaman ini mencakup sumber pembiayaan, metode perekrutan massa, pola komunikasi antarpihak yang terlibat, serta tujuan dan peran spesifik masing-masing individu dalam rangkaian kegiatan tersebut. Informasi ini krusial untuk mengungkap jaringan di balik aksi.

65 Orang Diamankan di Lokasi

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengamankan total 65 orang yang diduga memiliki niat untuk menunggangi aksi demonstrasi. Upaya ini merupakan bagian dari tindakan pencegahan yang dilakukan oleh kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa dari 65 orang tersebut, 63 orang diamankan oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), sementara dua orang lainnya diamankan oleh tim Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber).

Dari jumlah tersebut, dua orang yang diamankan oleh Dittipidsiber telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan. Inisial kedua tersangka adalah R dan Z. Polisi masih terus melakukan pendalaman terhadap 63 orang lainnya yang diamankan oleh Ditreskrimum untuk menentukan langkah selanjutnya.