— Sosok misterius yang akrab disapa ‘Pak Haji Gocap’ kembali menjadi perhatian publik di Jakarta. Pihak berwenang kini tengah berupaya mencari identitasnya seiring dengan fenomena membludaknya pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) atau pengemis di trotoar sejumlah wilayah.

Keberadaan ‘Pak Haji Gocap’ ini sudah lama menjadi perbincangan di media sosial. Ia dikenal kerap membagikan uang kepada para pengemis dari dalam mobil jenis MPV berwarna putih. Kebiasaan ini rupanya memicu pengemis untuk berkumpul di trotoar di kawasan Jakarta Selatan, menunggu kehadirannya.

Meski identitasnya belum diketahui, ‘Pak Haji Gocap’ dikenal sebagai individu yang sering berpindah-pindah lokasi untuk memberikan bantuan kepada PPKS. Aktivitas terbarunya terekam dalam video yang menunjukkan kerumunan PPKS di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, saat ia membagikan uang.

Menindaklanjuti fenomena ini, Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan menyatakan akan mengambil tindakan. Kepala Seksi Perlindungan, Jaminan, dan Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial Jaksel, Yan Ventansyah, mengonfirmasi adanya aktivitas pembagian uang oleh sosok yang disebut ‘Haji Gocap’ di kawasan ITC Fatmawati.

Dalam rekaman video yang beredar, sebuah mobil Toyota Innova putih dengan nomor polisi B-2389-SF terlihat bergerak perlahan. Dari dalam mobil, seseorang membagikan uang pecahan Rp 50 ribu kepada kerumunan orang yang telah menunggu di pinggir jalan. Petugas Sudin Sosial Jaksel dilaporkan sempat membuntuti mobil tersebut.

Yan menjelaskan bahwa aktivitas pembagian uang tersebut secara langsung memicu PPKS untuk berkumpul di pinggir jalan pada malam hari. Mereka sengaja mendatangi titik-titik yang biasa dilalui ‘Pak Haji Gocap’ dengan harapan mendapatkan uang.

Menanggapi hal ini, Sudinsos Jaksel tengah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penjangkauan dan penindakan terhadap PPKS yang ditemukan berada di jalan, termasuk pemulung dan pengemis. Yan menambahkan, Satpol PP juga akan menindak pihak yang memberikan uang di jalan sebagai bagian dari upaya penegakan peraturan mengenai ketertiban umum.

Sementara itu, Satpol PP DKI Jakarta juga menaruh perhatian pada maraknya Pemerlu Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang memenuhi trotoar. Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyatakan bahwa pihaknya belum memiliki informasi spesifik mengenai sosok ‘Pak Haji Gocap’ namun penertiban terus dilakukan.

Sebelumnya, video viral menunjukkan manusia gerobak dan pengemis memenuhi kawasan Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Satpol PP DKI Jakarta telah mengamankan delapan orang yang kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sebagian besar dari mereka adalah lansia.

Fenomena ini sempat dikeluhkan oleh warga setempat. Petugas pemerintah daerah secara rutin menangani keberadaan mereka, dan pihak kepolisian juga telah memberikan imbauan agar kepentingan publik tidak terganggu, terutama mengingat para pengemis dan manusia gerobak ini kerap menggunakan trotoar hingga mengganggu pejalan kaki dan kelancaran lalu lintas.