Geger Online — Solok Selatan, Sumatera Barat – Lapangan sepak bola di Nagari Talao Sungai Kunyit, Kabupaten Solok Selatan, bukan sekadar arena bermain bagi puluhan anak. Tempat ini telah menjadi ruang bagi mereka untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, membangun kekompakan tim, sekaligus merajut mimpi menjadi pesepak bola profesional.
Sebanyak 60 anak, yang sebagian besar berusia 11 hingga 12 tahun, kini aktif mengikuti Sekolah Sepak Bola (SSB) Kolonal. Mereka rutin menjalani sesi latihan tiga kali dalam seminggu, masing-masing berlangsung sekitar dua jam. Yang membanggakan, seluruh kegiatan latihan ini tidak dipungut biaya.
SSB Kolonal yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun ini merupakan inisiatif positif yang digagas oleh PT Kencana Sawit Indonesia (KSI), bagian dari Wilmar Group, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Program ini memberikan wadah positif bagi anak-anak di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Gagasan untuk mendirikan SSB ini datang dari Yasril Awan, seorang karyawan PT KSI yang berprofesi sebagai civil engineer. Selain menjadi penggagas, Yasril juga secara aktif terlibat mendampingi para siswa cilik ini selama sesi latihan berlangsung.
Yasril menjelaskan bahwa sepak bola memiliki peran penting dalam menanamkan berbagai nilai fundamental kepada anak sejak usia dini. Aktivitas di lapangan hijau tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan mengolah bola, tetapi juga membentuk karakter positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sepak bola bukan hanya tentang bermain dan berkompetisi, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, sportivitas, dan pola hidup sehat,” ujar Yasril dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (27/8/2026).
Untuk mendukung kelancaran latihan, para anak didik menyiapkan seragam mereka sendiri. Sementara itu, berbagai perlengkapan latihan seperti bola diperoleh dari sumbangan sukarela para karyawan PT KSI. Dukungan berkelanjutan ini memastikan kegiatan SSB dapat terus berjalan dan menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengeksplorasi dan mengembangkan minat mereka.
Perjalanan SSB Kolonal kini mulai merambah ke ajang kompetisi. Para pemain muda ini telah beberapa kali berpartisipasi dalam turnamen sepak bola tingkat Kabupaten Solok Selatan dan mulai mengincar kesempatan untuk berkompetisi di jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap dari sini muncul bibit-bibit pesepak bola yang bisa berprestasi. Tetapi yang paling penting, anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar bekerja sama, dan tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan disiplin,” katanya.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi di bidang olahraga, keberadaan SSB Kolonal diharapkan dapat membekali anak-anak dengan nilai-nilai positif. Hal ini diharapkan membantu mereka tumbuh menjadi generasi masa depan yang aktif, memiliki potensi diri yang berkembang, dan menjadi pribadi yang unggul.
“Harapannya, aktivitas ini tidak hanya mengasah talenta anak-anak, tetapi juga membantu menyiapkan mereka menjadi generasi masa depan yang unggul,” tambahnya.
Melalui latihan yang rutin dan kesempatan untuk bertanding, lapangan di Nagari Talao Sungai Kunyit bertransformasi menjadi tempat berkembangnya mimpi anak-anak. Di sana, mereka tidak hanya belajar mengoper dan menendang bola, tetapi juga menginternalisasi makna kerja sama, disiplin, dan keberanian untuk meraih cita-cita.
Ikuti Geger Online
