Geger Online — JAKARTA – PT TransJakarta (TransJ) melakukan penyesuaian operasional sebagai dampak dari penutupan Jalan Gatot Subroto di depan gedung DPR/MPR. Penyesuaian ini mencakup penghentian sementara dan pengalihan rute sejumlah layanan bus.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa penyesuaian layanan ini berdampak pada rute yang melintasi area gedung DPR/MPR hingga kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
“Sehubungan dengan dinamika kondisi di lapangan, kami menginformasikan bahwa malam ini terdapat 21 rute terdampak saat aksi penyampaian pendapat dan penutupan jalan di area DPR/MPR serta Tanah Abang,” kata Ayu, Kamis (27/8/2026).
Penyesuaian layanan TransJ dan layanan angkutan perkotaan (angkot) Mikrotrans ini mulai diberlakukan sejak pukul 19.30 WIB.
Rincian Penyesuaian Layanan TransJ dan Mikrotrans
Secara total, terdapat 21 rute yang mengalami penyesuaian, yang terbagi menjadi tiga kategori:
1. Penghentian Operasi (13 Rute)
Sebanyak 13 rute dihentikan operasinya, meliputi:
- Mikrotrans & Integrasi: JAK.11, JAK.12, JAK.14, JAK.54, 8C, 8N.
- BRT & Integrasi Utama: 1B (St. Palmerah – Tosari), 1F, 3F, 10H.
2. Pengalihan Rute (8 Rute)
Sebanyak 8 rute dialihkan untuk menghindari area terdampak:
- Transjabodetabek: SH2 (via Tol, bypass DPR/MPR-Slipi), T11, T31, S01, P11.
- BRT & Integrasi: 9, 9A, JAK.102. Rute-rute ini dialihkan di area Gerbang Pemuda – Kota Bambu dan Jalan Hj. Nawi.
3. Perpendekan Rute (1 Rute)
Satu rute mengalami perpendekan layanan:
- Transj 8E (Kebayoran Lama – Jelambar) hanya melayani hingga Kebayoran – Asia Afrika. Rute ini tidak melewati MPR 1, MPR 2, dan Petamburan.
“Kami mengimbau pelanggan untuk terus memperbarui informasi layanan melalui aplikasi TJ:Transjakarta dan sosial media Transjakarta,” tutup Ayu.
Ikuti Geger Online
