JAKARTA – Atlet paralimpik National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DKI Jakarta, Siti Hanna Komalasari (33), berhasil menjuarai kategori kursi roda perempuan dalam ajang Merdeka Run 2026 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026). Siti tampil antusias dan bersemangat, bahkan sempat mengungkapkan keinginannya untuk bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.

“Wah, seru banget sih. Jadi kayak apa namanya olahraga pagi. Jadi bisa terpacu juga supaya bisa langsung finish pertama gitu, karena ditunggu sama Pak Erick Thohir. Jadi pengen salaman juga,” kata Siti Hanna.

Semangat kompetitif Siti, yang sehari-hari merupakan atlet tenis lapangan kursi roda, terbayarkan dengan pencapaiannya finis pertama. “Saya Alhamdulillah dari cabang olahraga tenis lapangan kursi roda, jadi tiap hari sudah gunakan kursi roda untuk latihan tenis lapangan,” ujarnya.

Di usianya yang ke-81 tahun ini, Siti Hanna menyampaikan harapannya untuk Indonesia. Dengan mata berkaca-kaca, ia berharap Indonesia tetap teguh, bersatu, dan memiliki keadilan yang merata. “Harapanku untuk negara kita, Indonesia semoga baik-baik aja, pokoknya bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, keadilan yang merata,” harapnya.

Ajang Merdeka Run 2026 juga diikuti oleh warga BSD, Tangerang Selatan (Tangsel), Yoerike Ranilda Joesoef (46). Ia beruntung mendapatkan doorprize sebuah rice cooker, pengalaman pertamanya memenangkan hadiah dalam sebuah acara.

“First time dapat doorprize. Karena biasanya emang nggak pernah tertarik nungguin sampai doorprize sih. Cuma nggak tahu kenapa ada insting kayak, nunggu aja deh,” ungkap Yoerike.

Yoerike, yang juga berpartisipasi pada Merdeka Run 2025, menilai penyelenggaraan tahun ini jauh lebih baik. “Karena emang seru sih, dari tahun lalu aku ikut. Terus memang organizernya bagus, semuanya tuh tertib, terus memuaskan. Dan tahun ini ternyata nggak mengecewakan, lebih keren lagi sih,” katanya.

Ia membandingkan bahwa tahun ini terasa lebih seru dengan ketertiban di jalan, proses pengambilan race pack yang lebih baik, hingga kelancaran di garis start, sepanjang perjalanan, dan pengambilan makanan. “Seruan tahun ini. Dari mulai tertibnya di jalan, terus dari mulai pengambilan race pack tuh jauh lebih bagus daripada tahun lalu. Terus sampai tadi di garis start, selama perjalanan, pengambilan makanan, semua tertib,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Yoerike berharap Merdeka Run dapat kembali digelar tahun depan, namun ia menyarankan agar kendala dalam war tiket diperbaiki. “Tahun depan harus diadain lagi. Cuman tahun ini tuh yang kendala adalah pas war tiketnya. Jadi susah banget. Mungkin tahun depan diperbaiki nggak tahu caranya gimana, apa lebih dibanyakin lagi, apa lebih dibagi-bagi lagi. Kalau yang lainnya sih udah oke banget sih,” ujarnya.

Sebagai informasi, Merdeka Run 2026 secara resmi dilepas oleh Menpora Erick Thohir, Seskab Teddy Indra Wijaya, dan Mensesneg Prasetyo Hadi. Kegiatan dimulai tepat pukul 06.00 WIB dan diikuti oleh 12 ribu peserta.