Geger Online – 20 September 2026 | Semangat kemanusiaan terus digelorakan oleh para relawan muda di berbagai penjuru tanah air, termasuk peran vital anggota KSR (Korps Sukarela) Palang Merah Indonesia. Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mahasiswa yang tergabung dalam KSR PMI Unit Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan dedikasi tinggi dengan terjun langsung membantu operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti.
Sejak insiden terjadi pada pertengahan September 2026, para mahasiswa ini telah bersiaga di lokasi pelabuhan. Tugas mereka mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari memberikan pertolongan pertama, proses evakuasi korban dari kapal, hingga membantu pendataan di lapangan. Hafiz Abdillah, salah satu mahasiswa FKIP ULM yang menjadi relawan, mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka merupakan wujud komitmen organisasi dalam menangani bencana, baik alam maupun nonalam. Mereka bekerja bahu-membahu dengan tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta relawan lainnya guna memastikan seluruh korban tertangani dengan baik sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Rektor ULM, Prof. Ahmad Alim Bachri, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswanya. Menurutnya, peran KSR PMI Unit ULM di lapangan merupakan bukti nyata kepedulian mahasiswa dalam mengabdi kepada masyarakat di saat kondisi darurat. Kerja sama lintas sektoral yang terjalin selama operasi SAR ini menjadi kunci keberhasilan dalam mempercepat proses evakuasi yang menantang.
Also Read
Di sisi lain, semangat kesukarelaan ini juga tercermin dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-81 yang diperingati secara nasional. Di Mataram, Nusa Tenggara Barat, apel besar digelar untuk merefleksikan perjalanan panjang organisasi ini sejak didirikan satu bulan setelah proklamasi kemerdekaan. Plt Ketua PMI NTB, NS Lalu Doddy Setiawan, menekankan pentingnya bagi setiap KSR dan PMR untuk memegang teguh tujuh prinsip dasar gerakan internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.
Dalam pidatonya, Lalu Doddy menyoroti tema HUT tahun ini, yaitu ‘Peduli, Bergerak, dan Bersama’. Ia menjelaskan bahwa kepedulian harus diubah menjadi tindakan nyata melalui kolaborasi erat. Saat ini, fokus utama relawan di NTB juga diarahkan pada penanggulangan dampak fenomena El Nino, seperti distribusi air bersih yang masif ke wilayah-wilayah kekeringan. Selain itu, modernisasi digital dalam layanan Unit Donor Darah juga menjadi prioritas untuk merespons kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan akurat.
Secara keseluruhan, kontribusi para relawan muda di berbagai daerah menunjukkan bahwa semangat untuk menolong sesama tidak pernah pudar. Baik melalui aksi tanggap darurat di lokasi kecelakaan maupun melalui partisipasi aktif dalam program kemanusiaan berkelanjutan, keberadaan relawan PMI menjadi pilar penting yang menjaga stabilitas sosial dan kesehatan masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman.



