Geger Online — JAKARTA – Pengemudi ojek online (ojol) turut serta dalam Apel Sabuk Kamtibmas yang diselenggarakan oleh Polsek Metro Penjaringan. Usai apel, para pengemudi ojol mendapatkan layanan penggantian oli sepeda motor secara gratis, yang disambut baik oleh mereka.
Salah satu pengemudi ojol, Pedro, menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia merasa layanan penggantian oli gratis sangat bermanfaat bagi para pengemudi yang menjadikan sepeda motor sebagai alat utama mencari nafkah.
“Terima kasih kepada Polsek Penjaringan atas pelayanan penggantian oli gratis. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengemudi ojek online,” ujar Pedro.
Senada dengan Pedro, pengemudi ojol lainnya, Diklin, juga memanfaatkan layanan penggantian oli gratis. Ia berharap kegiatan semacam ini terus memberikan manfaat tidak hanya bagi pengemudi ojol tetapi juga masyarakat Penjaringan secara umum.
“Terima kasih Polsek Penjaringan yang telah mengadakan penggantian oli gratis untuk ojol dan masyarakat Penjaringan,” kata Diklin.
Layanan penggantian oli gratis ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Sabuk Kamtibmas. Acara ini bertujuan untuk mempertemukan kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Pokdarkamtibmas, FBR, BPPKB Banten, serta komunitas ojek online. Pertemuan ini menjadi wadah komunikasi yang efektif dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agta Bhuwana Putra, menjelaskan bahwa Apel Sabuk Kamtibmas dirancang untuk memperkuat koordinasi keamanan di wilayah Penjaringan sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan interaksi antara kepolisian dengan berbagai komunitas yang ada.
“Jadi, kami melaksanakan kegiatan Apel Sabhara Kamtibmas yang tujuannya adalah menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Polsek Metro Penjaringan. Kemudian setelah kegiatan tersebut, kami lanjutkan dengan bakti sosial yang kami berikan kepada rekan-rekan yang sudah turut membantu kami, yaitu rekan-rekan dari ojek online dan juga rekan-rekan dari Kelompok Sadar Masyarakat Kamtibmas Penjaringan,” jelas Agta.
Kegiatan Sabuk Kamtibmas ini merupakan implementasi dari Program Jaga Jakarta, yang mencakup Jaga Lingkungan dan Jaga Aturan. Program ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Berdasarkan data dari Polsek Penjaringan, kegiatan ‘Sabuk Kamtibmas’ ini diikuti oleh total 70 orang. Peserta terdiri dari 15 anggota Pokdarkamtibmas, 18 anggota Forum Betawi Rempug (FBR), 17 anggota BPPKB Banten, dan 20 pengemudi ojek online.
Agta juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
Ikuti Geger Online
