Geger Online – 21 September 2026 | Waktu pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa SMA, SMK, dan sederajat tahun 2026 kini memasuki fase krusial. Dengan sisa waktu kurang dari sepekan sebelum penutupan pada 27 September 2026, para siswa kelas 12 diimbau untuk segera memastikan status pendaftaran mereka. Salah satu langkah penting yang sedang berlangsung saat ini adalah pelaksanaan simulasi TKA yang dijadwalkan pada 21 hingga 27 September 2026. Partisipasi dalam simulasi ini sangat krusial bagi siswa untuk mengenali format soal dan teknis pelaksanaan ujian yang sesungguhnya.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa meskipun TKA tidak diwajibkan secara umum bagi seluruh siswa, tes ini menjadi syarat mutlak bagi mereka yang mengincar kursi di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2027. Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Prof. Eduart Wolok, menekankan bahwa TKA berfungsi sebagai validator rapor yang akan menjadi komponen krusial dalam penilaian SNBP. Oleh karena itu, bagi siswa yang memiliki ambisi melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas melalui jalur prestasi, mengikuti simulasi TKA adalah langkah awal yang strategis untuk membiasakan diri dengan sistem penilaian yang berlaku.
Penyesuaian jadwal yang dilakukan oleh pihak kementerian sejak Juli lalu bertujuan untuk memastikan seluruh data peserta didik, terutama di daerah dengan keterbatasan akses jaringan, telah diperbarui dengan tepat. Kepala BKPDM, Toni Toharudin, menyatakan bahwa langkah ini diambil agar tidak ada siswa yang dirugikan atau tertinggal dari sistem pendataan nasional. Dengan adanya simulasi TKA yang sedang berjalan, diharapkan kendala teknis dapat diminimalisir sebelum pelaksanaan ujian utama yang akan dimulai secara bertahap pada akhir Oktober hingga awal November 2026.
Also Read
Dalam memilih mata pelajaran untuk TKA, siswa diminta untuk tidak asal-asalan. Pilihan mata pelajaran harus linier dengan program studi yang dituju di perguruan tinggi nantinya. Proses pendaftaran yang cukup panjang ini sengaja diberikan agar siswa memiliki ruang diskusi yang cukup dengan guru pembimbing dan orang tua. Siswa diwajibkan menyerahkan surat pernyataan keikutsertaan yang telah ditandatangani oleh orang tua atau wali murid sebagai syarat administratif yang harus disimpan di satuan pendidikan masing-masing.
Secara keseluruhan, partisipasi aktif dalam tahapan pendaftaran dan simulasi TKA bukan sekadar formalitas, melainkan kesiapan mental dan akademis yang menentukan peluang kelulusan di masa depan. Bagi siswa yang belum mendaftar, segera lakukan pengisian data melalui kanal resmi Kemendikdasmen sebelum tenggat waktu berakhir pada 27 September mendatang. Persiapan yang matang sejak dini akan memberikan keuntungan kompetitif bagi siswa saat menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi tahun depan, mengingat TKA kini menjadi instrumen penilaian yang semakin diperhitungkan oleh berbagai universitas negeri di seluruh Indonesia.




