Geger Online – 26 Oktober 2026 | Kompetisi sepak bola tanah air tengah diramaikan oleh performa impresif dari Persikad Depok, baik di sektor putra maupun putri. Dalam kurun waktu dua hari terakhir, klub kebanggaan warga Depok ini menjadi pusat perhatian setelah mencatatkan hasil dramatis di berbagai ajang nasional, mulai dari Pegadaian Championship hingga Indonesia Women’s League (IWL) 2026/2027.
Pada sektor putri, Persikad Depok berhasil mencuri perhatian di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (25/10/2026). Dalam laga pekan kedua IWL, tim asuhan Deris Herdiansyah sukses menundukkan Persija Women dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan tersebut lahir secara dramatis pada menit ke-90 melalui sontekan Grace Catherine Paradis. Kemenangan ini menjadi suntikan motivasi besar bagi tim setelah evaluasi taktikal yang dilakukan pasca-kekalahan di laga pembuka.
Hasil ini berbanding terbalik dengan kondisi internal Persija Women. Pelatih Persija, Muhamad Yusup Prasetiyo atau yang akrab disapa Coach Yoyo, meluapkan kekecewaan mendalam atas performa anak asuhnya. Ia menyoroti kualitas penyerang asing anyar, Christi-Anne K-Shanta Mills, yang dinilai jauh dari ekspektasi. Yoyo bahkan secara terbuka mengkritik kedalaman skuadnya, dengan menyatakan bahwa hanya sekitar 14 hingga 15 pemain yang memiliki standar kualitas untuk bersaing di level tertinggi, sementara sisanya dianggap masih berada di level grade C.
Also Read
Di sisi lain, Persikad Depok juga baru saja menyelesaikan laga sengit di ajang Pegadaian Championship 2026/2027 pada Sabtu (24/10/2026). Menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Pakansari, Bogor, tim putra harus mengakui keunggulan lawan dengan skor ketat 2-3. Pertandingan tersebut berlangsung sangat terbuka dengan jual-beli serangan yang intens. Meski sempat unggul cepat lewat gol bunuh diri lawan pada menit ke-5, Persikad gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan dramatis PSPS Pekanbaru atas Persikad Depok di Bogor tersebut dipastikan lewat gol Antonio Augusto Gamaroni de Carvalho pada masa tambahan waktu babak kedua. Kapten PSPS, Alfin Tuasalamony, menyatakan bahwa kemenangan tersebut diraih berkat komitmen tinggi seluruh pemain untuk berjuang demi rekan setim yang sedang mengalami musibah. Alfin juga memberikan apresiasi khusus atas perlawanan gigih yang ditunjukkan oleh kubu tuan rumah sepanjang 90 menit pertandingan.
Secara keseluruhan, pekan ini menjadi momen krusial bagi perjalanan Persikad Depok di berbagai kancah sepak bola nasional. Sementara tim putri mulai menemukan ritme kemenangan yang konsisten, tim putra masih harus berbenah untuk memperbaiki stabilitas pertahanan di laga-laga berikutnya. Dinamika persaingan yang ketat, baik di IWL maupun Pegadaian Championship, menunjukkan bahwa setiap poin yang diperebutkan sangat berharga bagi ambisi klub untuk terus bersaing di papan atas klasemen.




