Geger Online – 23 Oktober 2026 | Peta persaingan balap motor dunia kini mulai menyorot talenta muda asal Yogyakarta, Aldi Satya Mahendra. Dengan konsistensi yang ditunjukkan di lintasan internasional, Aldi Satya diproyeksikan turun di Moto2 musim 2028, ini kata bos motorsport Yamaha yang melihat potensi besar dalam diri sang pembalap. Langkah strategis ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Yamaha Racing Indonesia dalam mencetak rider kelas dunia.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menjelaskan bahwa proyeksi ini bukanlah rencana yang disusun secara mendadak. Pihaknya telah memantau perkembangan fisik dan teknis Aldi secara intensif dalam beberapa tahun terakhir. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan performa fisik hingga 20 persen, serta kematangan dalam memahami karakter motor dan strategi balap di sirkuit. Bagi manajemen, Aldi Satya diproyeksikan turun di Moto2 musim 2028, ini kata bos motorsport Yamaha yang menegaskan bahwa kesiapan mental dan skill menjadi kunci utama transisi ke jenjang yang lebih tinggi.
Perjalanan karier pembalap yang dijuluki El Dablek ini memang terstruktur dengan rapi melalui sistem pembinaan berjenjang. Ia mengawali kiprahnya dari kompetisi R3 BLU CRU World Cup, kemudian melangkah ke WorldSSP300, hingga kini berkompetisi di World Supersport (WorldSSP). Puncaknya, Aldi menorehkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar juara dunia WorldSSP300 pada tahun 2024. Pencapaian ini menjadi fondasi kuat mengapa Aldi Satya diproyeksikan turun di Moto2 musim 2028, ini kata bos motorsport Yamaha yang percaya bahwa Aldi adalah aset berharga bagi masa depan balap motor Indonesia.
Also Read
Dukungan penuh dari Yamaha Racing Indonesia tidak hanya berhenti pada Aldi. Saat ini, terdapat tujuh pembalap pabrikan yang turun penuh di empat kompetisi internasional, serta puluhan pembalap lainnya yang ditempa di level nasional. Program ini mencakup pelatihan fisik, penempaan mental, hingga sesi latihan khusus di Eropa. Berikut adalah rincian formasi pembalap internasional Yamaha musim ini:
- Aldi Satya Mahendra: World Supersport
- Arai Agaska: World Sportbike
- Wahyu Nugroho, M. Faerozi, Candra Hermawan, Fadhil Musyavi: Asia Road Racing Championship
- Sabian Fathul Ilmi: Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship
Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja Aldi. Baginya, Aldi bukan sekadar juara dunia, melainkan seorang profesional muda yang terus menunjukkan kecepatan dan kemampuan adaptasi yang luar biasa di setiap balapan. Keberhasilan Aldi dalam menembus kancah dunia menjadi bukti bahwa sistem pembinaan yang dilakukan Yamaha Racing Indonesia berjalan efektif.
Secara keseluruhan, proyeksi menuju Moto2 di tahun 2028 menjadi motivasi tambahan bagi Aldi untuk terus mengejar podium di kelas WorldSSP saat ini. Dengan dukungan tim yang solid dan program pengembangan yang berkelanjutan, masa depan pembalap asal Yogyakarta ini diprediksi akan semakin cerah, membawa nama Indonesia lebih jauh lagi di panggung balap internasional.



