Sisi Gelap dan Terang Nahuel Molina: Dari Insiden Berdarah hingga Panggung Liga Champions

Author Image

notesrss

-

gegeronline.co.id

Terbit

17 Oktober 2026, 01:53 WIB

Sisi Gelap dan Terang Nahuel Molina: Dari Insiden Berdarah hingga Panggung Liga Champions
Sisi Gelap dan Terang Nahuel Molina: Dari Insiden Berdarah hingga Panggung Liga Champions
SUMBER PILIHAN GEGERONLINE.CO.ID

Akses Berita & Informasi Terupdate Lebih Cepat

Jadikan gegeronline.co.id sebagai sumber utama di Google Search & AI Overviews agar tidak tertinggal update.

Geger Online – 17 Oktober 2026 | Nama Nahuel Molina kini menjadi sorotan tajam di dunia sepak bola internasional, baik karena aksi kontroversialnya di lapangan hijau maupun perjalanan hidupnya yang penuh lika-liku di luar stadion. Sebagai salah satu pemain kunci yang kini membela AS Roma, bek sayap asal Argentina ini kerap menjadi pusat perhatian, terutama setelah keterlibatannya dalam insiden memanas pasca-final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Dalam laga puncak tersebut, Nahuel Molina dituding sebagai pemicu keributan setelah melayangkan pukulan ke arah pemain Spanyol, Rodri. Insiden yang memicu ketegangan di lapangan itu sempat mencoreng perayaan gelar juara Argentina, dengan beberapa pemain lain seperti Leandro Paredes turut terlibat dalam kerumunan yang memanas. Meskipun Eric Garcia berusaha melerai, tindakan Molina tetap menjadi catatan hitam yang membayangi prestasinya di level internasional.

Namun, karier profesional Nahuel Molina tidak hanya diwarnai kontroversi lapangan. Sebelum hijrah ke Italia, ia ditempa oleh disiplin ketat Diego Simeone di Atletico Madrid. Pengalaman bermain di La Liga selama empat tahun memberinya bekal berharga sebelum akhirnya menjadi bagian dari skuad asuhan Gian Piero Gasperini di Roma. Di Olimpico, ia kini menjadi sosok yang diandalkan untuk menyisir sisi kanan pertahanan, meski harus beradaptasi dengan taktik fleksibel sang pelatih.

Di luar kehidupan sepak bola, Nahuel Molina pernah mengalami trauma mendalam yang menguji mentalnya. Pada 7 Juni 2025, rumah mertuanya, Claudio Occhiuzzi, di Lanus, Buenos Aires, menjadi sasaran perampokan bersenjata oleh delapan orang tak dikenal. Insiden tersebut sempat mencekam karena terjadi baku tembak antara para perampok dan pihak kepolisian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang sempat menyita perhatian publik Argentina tersebut.

Tantangan besar kini menanti Molina bersama AS Roma. Menghadapi Real Madrid di kompetisi Liga Champions menjadi ajang pembuktian bagi sang pemain. Mengingat rekor pertemuannya yang cukup berat saat masih di Atletico Madrid, Molina dituntut untuk menunjukkan performa terbaiknya di hadapan pendukung sendiri. Perseteruan personal dengan Jude Bellingham pun diprediksi akan menjadi bumbu panas dalam laga tersebut, mengingat tensi hubungan antara pemain Argentina dan Inggris pasca-Piala Dunia yang masih belum sepenuhnya mereda.

Meskipun sering berada dalam situasi yang penuh tekanan, dedikasi pemain ini terhadap profesinya tetap tidak diragukan. Keberhasilannya menembus skuad utama Roma menunjukkan ketangguhan mental yang ia miliki. Baik saat harus menghadapi ancaman nyata di kehidupan pribadi maupun tuntutan performa di level elit Eropa, ia terus berusaha memberikan kontribusi maksimal bagi klubnya demi meraih poin-poin krusial di Serie A maupun pentas Eropa.

Perjalanan karier yang panjang serta berbagai hambatan yang melintang membentuk sosoknya menjadi pemain yang penuh pengalaman. Kini, fokus utamanya adalah membawa AS Roma meraih kejayaan, sambil terus memperbaiki citra dirinya agar lebih dikenal melalui prestasi di lapangan daripada insiden yang terjadi di masa lalu.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Related Post

Terbaru