Geger Online – 20 September 2026 | Publik dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan aksi tak biasa dari seorang disc jockey (DJ) ternama, Dinar Candy. Dalam rekaman yang viral di media sosial tersebut, ia tampak bersembunyi di balik meja saat tempatnya tampil sedang mengalami razia mendadak. Banyak warganet yang penasaran mengenai alasan DJ Dinar Candy sembunyi di kolong meja saat kelab malam dirazia [titlebase] hingga memicu berbagai spekulasi di ruang publik.
Dinar Candy menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung saat ia baru saja tampil selama kurang lebih 30 menit di sebuah kelab malam di Jayapura. Saat suasana sedang meriah dan penonton tengah menikmati alunan musik, tiba-tiba lampu ruangan dinyalakan dengan terang benderang dan musik terpaksa dihentikan oleh petugas keamanan yang datang melakukan pemeriksaan. Situasi yang mendadak berubah drastis itulah yang membuat sang DJ mengambil tindakan refleks untuk bersembunyi.
Bagi Dinar, alasan DJ Dinar Candy sembunyi di kolong meja saat kelab malam dirazia [titlebase] yang utama bukanlah karena ia melakukan kesalahan atau menyembunyikan sesuatu yang ilegal. Sebaliknya, perasaan malu yang sangat mendalam menjadi faktor pemicu utama. Ia merasa canggung karena harus berhadapan dengan ratusan penonton yang tiba-tiba terdiam saat musik dihentikan secara paksa. Sebagai sosok yang terbiasa menjadi pusat perhatian di atas panggung, kondisi tersebut membuatnya merasa mati kutu dan memilih untuk menyingkir sejenak dari pandangan pengunjung.
Also Read
Selain faktor rasa malu, ada pula aspek psikologis lain yang mendasarinya. Dinar mengaku merasa cemas apabila harus berinteraksi langsung dengan petugas di atas panggung saat razia berlangsung. Alasan DJ Dinar Candy sembunyi di kolong meja saat kelab malam dirazia [titlebase] juga didorong oleh kekhawatiran jika ia tetap berdiri tegak, petugas akan menghampirinya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dengan berjongkok di balik meja, ia merasa lebih aman dan terhindar dari situasi yang menurutnya sangat menegangkan tersebut.
Beruntungnya, aparat kepolisian yang bertugas melakukan penyisiran di lokasi hanya fokus memeriksa para pengunjung di area lantai dansa dan tidak naik ke atas panggung. Hal ini membuat sang DJ merasa lega karena ia tidak perlu berhadapan langsung dengan pihak berwajib saat itu. Pengalaman ini menambah deretan kejadian unik yang pernah dialami Dinar Candy sepanjang kariernya di dunia hiburan malam.
Secara keseluruhan, tindakan Dinar Candy tersebut murni merupakan reaksi spontan akibat rasa malu dan canggung di depan kerumunan penonton yang mendadak bubar karena razia. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa profesi seorang DJ tidak selalu berjalan mulus dan terkadang harus menghadapi situasi di luar kendali yang menuntut respons cepat dari para pelakunya.




