Geger Online – 16 September 2026 | Kabar mengejutkan datang dari kancah Serie A Italia yang membawa dampak signifikan bagi persiapan skuad Garuda. Alarm untuk Timnas Indonesia! Jay Idzes tumbang saat Sassuolo permalukan Juventus pada laga yang berlangsung Minggu malam waktu setempat. Bek andalan timnas tersebut terpaksa ditarik keluar lapangan pada menit ke-80 karena masalah pada otot paha, tepat di tengah pesta kemenangan 3-2 Sassuolo atas raksasa Italia tersebut.
Cedera ini tentu menjadi pukulan berat bagi jajaran pelatih. Situasi di mana Alarm untuk Timnas Indonesia! Jay Idzes tumbang saat Sassuolo permalukan Juventus terjadi di waktu yang sangat krusial, yakni hanya berselang kurang dari dua pekan sebelum dimulainya turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Berdasarkan laporan medis terbaru dari Italia, Idzes didiagnosis mengalami cedera tingkat sedang pada otot quadriceps kaki kirinya. Proses pemulihannya diperkirakan memakan waktu antara 30 hingga 35 hari, sebuah durasi yang hampir menutup peluangnya untuk tampil di ajang bergengsi tersebut.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menanggapi kondisi ini dengan serius. Ia mengakui bahwa timnas sedang menghadapi tantangan besar karena tidak hanya Idzes yang mengalami masalah kebugaran. Beberapa nama penting lainnya seperti Miliano Jonathans, Adrian Wibowo, dan Mees Hilgers juga masih dalam pantauan tim medis. Kondisi ini membuat staf pelatih harus segera memutar otak untuk menyusun rencana darurat.
Also Read
Berikut adalah daftar pemain kunci yang saat ini tengah berada dalam pemantauan tim medis PSSI:
- Jay Idzes: Cedera otot quadriceps (estimasi pemulihan 30-35 hari).
- Miliano Jonathans: Masih dalam tahap pemulihan cedera.
- Adrian Wibowo: Sedang menjalani proses pemulihan.
- Mees Hilgers: Belum sepenuhnya fit untuk bertanding.
Fakta bahwa Alarm untuk Timnas Indonesia! Jay Idzes tumbang saat Sassuolo permalukan Juventus kembali menyoroti kerentanan fisik para pemain yang berkarier di Eropa. Idzes sendiri sebelumnya sempat memiliki riwayat cedera tumit pada Mei 2026 yang membuatnya absen di FIFA Matchday. Pihak klub Sassuolo saat ini telah memulai program rehabilitasi intensif, namun peluang sang pemain untuk bergabung dengan timnas dalam waktu dekat tampak sangat tipis.
Pelatih John Herdman kini dituntut untuk lebih fleksibel dalam meramu komposisi tim. Strategi plan A, plan B, hingga plan C harus segera dimatangkan untuk mengantisipasi absennya beberapa pilar pertahanan. Kedalaman skuad akan menjadi kunci bagi Indonesia untuk tetap kompetitif dalam mengejar target juara di FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di tanah air.
Meskipun situasi saat ini cukup mengkhawatirkan, dukungan penuh dari suporter diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi seluruh punggawa Garuda. Kehilangan pemain sekaliber Idzes memang menjadi kehilangan besar, namun efektivitas rotasi pemain dan taktik yang tepat diharapkan mampu menutupi celah di lini belakang. Harapan agar seluruh pemain dapat segera pulih tetap menjadi prioritas utama PSSI dalam menyambut hajatan sepak bola Asia Tenggara ini.




