Geger Online – 17 September 2026 | Hasil mengejutkan terjadi pada laga pembuka AFC Champions League Elite 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Hazza Bin Zayed, Uni Emirat Arab, Selasa (15/9/2026). Dalam pertandingan tersebut, Cristiano Ronaldo gagal selamatkan Al Nassr, dibantai Al Ain 0-4. Kekalahan telak ini menjadi catatan hitam bagi klub raksasa Arab Saudi tersebut di kancah kompetisi antarklub Asia.
Dominasi Al Ain sudah terlihat sejak awal babak pertama. Pertahanan Al Nassr yang tampil di bawah standar kerap kali kewalahan membendung serangan tuan rumah. Houssine Rahimi membuka keran gol pada menit ke-25, memanfaatkan blunder fatal dari pemain belakang Al Nassr, Saad Al Nasser. Kesalahan operan atau back-pass yang tidak sempurna tersebut memicu kekecewaan mendalam dari sang kapten, Cristiano Ronaldo. Rekaman siaran langsung memperlihatkan Ronaldo mengangkat kedua tangannya ke udara di area tengah lapangan sebagai bentuk frustrasi atas buruknya koordinasi tim.
Memasuki babak kedua, situasi bagi tim tamu justru semakin memburuk. Houssine Rahimi kembali mencatatkan namanya di papan skor saat pertandingan berjalan satu jam. Tekanan yang semakin tinggi membuat para pemain Al Nassr tidak mampu mengembangkan permainan. Menit ke-72, Soufiane Rahimi memperlebar jarak menjadi 3-0, sebelum akhirnya memberikan assist kepada Georgios Giakoumakis untuk menutup pesta gol tuan rumah menjadi 4-0. Dalam laga yang berakhir tragis bagi tim tamu ini, Cristiano Ronaldo gagal selamatkan Al Nassr, dibantai Al Ain 0-4 di depan pendukung lawan.
Also Read
Selama 90 menit pertandingan, Ronaldo tercatat melepaskan lima tembakan dengan hanya satu yang tepat sasaran. Ia juga sempat terjebak dalam posisi offside sebanyak dua kali. Frustrasi yang memuncak terlihat dari tindakan agresif sang megabintang berusia 41 tahun tersebut. Dalam sebuah insiden yang terjadi saat bola tidak berada di dekat keduanya, Ronaldo kedapatan membanting pemain Al Ain, Matias Palacios, hingga tersungkur ke tanah. Aksi ini memicu berbagai reaksi keras dari warganet di media sosial.
Pelatih Al Nassr, Ange Postecoglou, mencoba meredam kritik yang tertuju pada kaptennya. Menurut Postecoglou, kekalahan ini merupakan kegagalan kolektif seluruh tim, bukan kesalahan individu semata. Ia menegaskan bahwa masalah teknis yang terjadi di lapangan merupakan tanggung jawab bersama. Meski berstatus sebagai juara Liga Arab Saudi, Al Nassr hingga saat ini masih belum mampu menjuarai kompetisi antarklub paling bergengsi di Asia tersebut.
Kekalahan dengan margin empat gol ini menjadi hasil terburuk bagi Ronaldo sejak ia terakhir kali merasakannya bersama Manchester United pada Agustus 2022. Kegagalan ini menandai tantangan berat bagi perjalanan Al Nassr musim ini. Meskipun Ronaldo sempat mendapatkan peluang emas melalui tendangan bebas di penghujung laga, ketangguhan kiper Al Ain, Khalid Eisa, memupuskan harapannya untuk mencetak gol ke-980 dalam karier profesionalnya.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi pengingat keras bahwa nama besar tidak menjamin kemenangan di level Asia. Performa yang tidak konsisten dan rapuhnya lini pertahanan menjadi evaluasi utama bagi manajemen Al Nassr agar dapat bangkit di pertandingan berikutnya, mengingat Cristiano Ronaldo gagal selamatkan Al Nassr, dibantai Al Ain 0-4 dan harus segera berbenah untuk menjaga asa di sisa kompetisi.




