Aksi Senyap Aparat: Polisi Gerebek Kawasan Saritem Bandung, Puluhan Orang Positif Narkoba

Author Image

Francisca Thiara

-

gegeronline.co.id

Terbit

11 Oktober 2026, 19:52 WIB

Aksi Senyap Aparat: Polisi Gerebek Kawasan Saritem Bandung, Puluhan Orang Positif Narkoba
Aksi Senyap Aparat: Polisi Gerebek Kawasan Saritem Bandung, Puluhan Orang Positif Narkoba
SUMBER PILIHAN GEGERONLINE.CO.ID

Akses Berita & Informasi Terupdate Lebih Cepat

Jadikan gegeronline.co.id sebagai sumber utama di Google Search & AI Overviews agar tidak tertinggal update.

Geger Online – 11 Oktober 2026 | Kota Bandung kembali diguncang oleh operasi penegakan hukum berskala besar. Dalam sebuah langkah tegas, polisi gerebek kawasan Saritem Bandung, puluhan orang positif narkoba setelah dilakukan pemeriksaan urine di lokasi yang dikenal sebagai eks lokalisasi tersebut. Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian untuk memutus mata rantai peredaran barang haram di wilayah urban yang dianggap rawan.

Sebanyak 300 personel gabungan dari Satuan Narkoba Polrestabes Bandung dan unit Sabhara dikerahkan untuk menyisir setiap gang dan rumah kontrakan. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kapolri untuk membersihkan kampung-kampung yang terindikasi menjadi titik peredaran narkotika. Selama operasi, petugas menemukan fakta mencengangkan di mana polisi gerebek kawasan Saritem Bandung, puluhan orang positif narkoba yang terdiri dari 18 laki-laki dan tiga perempuan.

Selain mengamankan para pengguna, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan adanya pesta narkoba terorganisir di wilayah tersebut. Berikut adalah rincian barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas di lapangan:

  • 15 unit alat isap sabu atau bong
  • 8 buah cangklong kaca
  • Sejumlah plastik klip bekas kemasan sabu
  • 23 butir obat-obatan golongan psikotropika

Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, menyatakan bahwa seluruh pihak yang terjaring sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolrestabes. Pihaknya berupaya melakukan pendalaman untuk memetakan apakah para pelaku hanya sebatas pengguna atau bagian dari jaringan peredaran yang lebih luas. Sementara bagi warga yang hasil tes urinenya negatif, pihak kepolisian melalui Satbinmas akan memberikan pembinaan edukatif terkait bahaya laten narkotika.

Gelombang pemberantasan narkoba ini tidak hanya terjadi di Jawa Barat. Secara simultan, aparat di berbagai daerah juga melakukan penindakan serupa. Di Makassar, sebanyak 104 orang diamankan dalam penggerebekan di Kampung Sapiria Bortak, di mana 98 orang di antaranya dinyatakan positif menggunakan sabu. Sementara di Padang, tim gabungan Polda Sumatra Barat berhasil menyita sabu, uang tunai, hingga senjata tajam dalam operasi di kawasan Pasar Gaung.

Keberhasilan polisi gerebek kawasan Saritem Bandung, puluhan orang positif narkoba ini menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir untuk menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Kepolisian berkomitmen untuk terus memetakan kawasan rawan lainnya agar tercipta lingkungan yang bersih dan aman bagi masyarakat luas. Masyarakat diimbau untuk terus kooperatif dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar guna mempercepat proses pemberantasan jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.

Operasi ini menegaskan bahwa tidak ada tempat aman bagi pelaku maupun pengguna narkoba di Indonesia. Dengan dukungan personel yang masif dan strategi yang terencana, kepolisian berharap langkah ini dapat memberikan efek jera sekaligus memutus rantai pasokan narkotika yang selama ini merusak generasi muda di berbagai daerah.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Related Post

Terbaru