Lulusan sastra yang sempat tersesat di rimba redaksi berita sejak 2010 ini sekarang lebih suka ngebut bareng sepeda balap di jalanan Semarang sambil tetap jadi *silent observer* yang merhatiin drama di linimasa. Francisca Thiara adalah perpaduan antara analisis tajam seorang penulis dan energi *on-point* ala pengamat media sosial yang selalu punya perspektif unik buat dibagikan.

Terbaru