Geger Online – 27 Oktober 2026 | AC Milan sukses melakukan penebusan dosa pasca kekalahan telak di kancah Eropa dengan mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas Udinese di Stadion Friuli. Hasil positif pada pekan kedelapan Serie A 2026/2027 ini tidak hanya mengembalikan kepercayaan diri skuad asuhan Ruben Amorim, tetapi juga mengubah peta persaingan dalam klasemen Udinese vs AC Milan. Kemenangan ini memastikan Rossoneri tetap tak terkalahkan di liga domestik selama delapan pertandingan beruntun.
Pertandingan yang berlangsung pada Senin (26/10) tersebut didominasi oleh tim tamu sejak menit awal. Keunggulan cepat tercipta pada menit ke-6 melalui aksi Christian Pulisic yang memanfaatkan umpan lambung cerdik dari Luka Modric. Gol tersebut membungkam publik tuan rumah dan memaksa Udinese bermain lebih terbuka. Meskipun sempat kesulitan menambah angka di babak pertama, Milan akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-65 melalui Omari Hutchinson yang menyambar bola muntah hasil tembakan Ardon Jashari.
Perubahan taktik yang diterapkan Ruben Amorim menjadi sorotan utama dalam laga ini. Dengan formasi 4-4-1-1, sang pelatih menempatkan Davide Bartesaghi di posisi gelandang kiri yang lebih menyerang, sementara Sankhoun Diawara mengisi sektor bek kiri. Keputusan ini terbukti efektif dalam meredam serangan balik Udinese sekaligus memberikan tekanan konstan di lini pertahanan lawan. Statistik akhir menunjukkan dominasi Milan dengan penguasaan bola mencapai 60 persen dan angka gol harapan (xG) sebesar 2,84 berbanding 0,44 milik tuan rumah.
Also Read
Bagi Udinese, kekalahan ini menjadi pukulan telak yang membuat mereka terperosok ke posisi ke-17. Data klasemen Udinese vs AC Milan pasca laga menunjukkan kesenjangan performa yang kontras di antara kedua tim. Sementara Milan kini merangsek ke posisi ketiga atau keempat—tergantung pada variabel selisih gol dan hasil tim lain—Udinese justru harus berjuang keras di papan bawah setelah menelan enam kekalahan beruntun di liga.
Posisi puncak Serie A saat ini masih dikuasai oleh Inter Milan dan Lazio yang sama-sama mengoleksi 22 poin. AC Milan kini berada dalam posisi mengancam, menempel ketat AS Roma yang konsistensinya mulai goyah. Persaingan ketat dalam klasemen Udinese vs AC Milan mencerminkan betapa dinamisnya perburuan gelar musim ini, di mana setiap poin sangat berharga bagi tim yang ingin mengamankan tiket kompetisi Eropa.
Secara keseluruhan, kemenangan ini membuktikan kedalaman skuad Milan meski sempat dihantam krisis cedera. Performa impresif Pulisic dan Hutchinson menjadi sinyal positif bagi Amorim untuk terus menjaga konsistensi di sisa musim. Fokus Milan kini beralih pada laga-laga berikutnya untuk terus menekan dua tim teratas, sementara Udinese harus segera melakukan evaluasi menyeluruh agar tidak semakin terpuruk di zona degradasi.




