Garuda dan Singapore Airlines Alihkan Rute ke Bandara Kertajati, Imbas Abu Krakatau Lumpuhkan 7 Bandara

Author Image

Jalysa Jalysa Jalysa

-

gegeronline.co.id

Terbit

8 September 2026, 11:52 WIB

Garuda dan Singapore Airlines Alihkan Rute ke Bandara Kertajati, Imbas Abu Krakatau Lumpuhkan 7 Bandara
Garuda dan Singapore Airlines Alihkan Rute ke Bandara Kertajati, Imbas Abu Krakatau Lumpuhkan 7 Bandara

Geger Online – 08 September 2026 | Erupsi Gunung Anak Krakatau yang kembali menunjukkan aktivitas vulkanik intensif telah menyebabkan gangguan signifikan pada sektor transportasi udara nasional. Fenomena alam ini memaksa otoritas penerbangan untuk menutup tujuh bandara utama, mendorong maskapai besar seperti Garuda dan Singapore Airlines Alihkan Rute ke Bandara Kertajati, Imbas Abu Krakatau Lumpuhkan 7 Bandara sebagai langkah mitigasi darurat guna memastikan keselamatan penumpang.

Kementerian Perhubungan telah mengonfirmasi bahwa penutupan operasional ini mencakup Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, serta Husein Sastranegara, yang dijadwalkan berlaku hingga 7 September 2026 pukul 23.59 WIB. Sebagai respons, InJourney Airports bersama pemangku kepentingan terkait telah menyiapkan enam bandara alternatif, termasuk Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya.

Pemerintah mencatat bahwa maskapai nasional dan internasional telah menunjukkan respons cepat. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa Garuda Indonesia telah mengalihkan sejumlah penerbangan internasionalnya, termasuk rute Jeddah dan Amsterdam, untuk mendarat di Kertajati. Langkah strategis di mana Garuda dan Singapore Airlines Alihkan Rute ke Bandara Kertajati, Imbas Abu Krakatau Lumpuhkan 7 Bandara ini terbukti efektif dalam memecah kepadatan penumpang yang terdampak penutupan bandara di Jakarta dan sekitarnya.

Tidak hanya Garuda, Singapore Airlines juga melakukan penyesuaian operasional yang cukup masif. Maskapai ini tidak hanya mengalihkan pendaratan, tetapi juga mengganti armada Boeing 737-800 mereka dengan Airbus A350 yang berkapasitas lebih besar. Langkah ini diambil untuk memaksimalkan daya angkut penumpang yang sempat tertahan di luar negeri. Selain Kertajati, Singapore Airlines juga mengarahkan penerbangan ke Bandara Juanda di Surabaya dan Bandara Internasional Yogyakarta sebagai hub alternatif.

Di Bandara Kertajati sendiri, suasana di terminal kedatangan terpantau padat namun tetap terkendali. Ratusan penumpang, yang didominasi oleh jemaah umrah dan pekerja migran, tiba dengan selamat setelah pesawat mereka dialihkan dari rute semula. Petugas bandara sigap membantu proses bagasi dan mobilisasi penumpang. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa koordinasi lintas instansi berjalan cukup optimal dalam situasi darurat ini, memastikan bahwa mobilitas masyarakat tetap terjaga meskipun dalam kondisi force majeure.

Total terdapat 28 permintaan penerbangan komersial tambahan yang telah diterima pihak pengelola bandara untuk mendukung mobilitas selama masa penutupan. InJourney Airports juga menyediakan layanan bus gratis bagi penumpang yang terdampak di Bandara Soekarno-Hatta untuk menuju bandara-bandara alternatif di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Keputusan maskapai untuk menerapkan langkah Garuda dan Singapore Airlines Alihkan Rute ke Bandara Kertajati, Imbas Abu Krakatau Lumpuhkan 7 Bandara menjadi krusial dalam memulihkan arus perjalanan udara nasional secara cepat dan aman di tengah ancaman abu vulkanik.

Upaya mitigasi yang dilakukan oleh pemerintah dan maskapai penerbangan terbukti mampu meminimalkan dampak negatif dari erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap mobilitas penumpang. Dengan mengoptimalkan bandara alternatif seperti Kertajati dan menyesuaikan kapasitas pesawat, keberlangsungan operasional penerbangan dapat tetap terjaga. Diharapkan situasi ini segera membaik seiring dengan menurunnya aktivitas vulkanik, sehingga operasional bandara dapat kembali normal dan melayani masyarakat sesuai jadwal semula.

Related Post

Terbaru