Geger Online – 21 September 2026 | Situasi pelik tengah menyelimuti markas Udinese setelah menelan tiga kekalahan beruntun di awal musim Serie A 2026/2027. Performa yang jauh dari harapan ini memicu kekhawatiran serius di internal klub, terutama terkait masa depan pelatih Kosta Runjaic. Setelah sempat mencatatkan awal yang cukup menjanjikan dengan hasil imbang melawan Como dan kemenangan atas Monza, tim asuhan Runjaic justru kehilangan arah dengan tumbang di tangan Lazio, Inter, dan terakhir Cagliari di hadapan pendukung sendiri.
Kekalahan 0-1 dari Cagliari menjadi pukulan telak bagi Udinese. Meskipun mendominasi jalannya pertandingan dengan statistik yang jauh lebih unggul—termasuk 26 tembakan berbanding 5 milik lawan—tim tuan rumah harus takluk akibat sebuah kesalahan fatal di lini belakang yang dimanfaatkan dengan baik oleh Daniel Maldini. Direktur Olahraga Udinese, Gokhan Inler, secara terbuka menyatakan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa setiap elemen di dalam klub harus segera melakukan introspeksi diri atas kesalahan-kesalahan yang terus terulang.
Inler menekankan bahwa tim tidak bisa hanya mengandalkan permainan yang terlihat baik di lapangan tanpa mengonversinya menjadi poin. Saat ini, jeda internasional selama tiga minggu menjadi kesempatan krusial bagi manajemen dan staf pelatih untuk membenahi struktur permainan, memulihkan pemain yang cedera, serta mempersiapkan taktik yang lebih efektif untuk laga berat selanjutnya melawan Torino. Posisi Kosta Runjaic kini berada di bawah pengawasan ketat, mengingat perolehan poin tim saat ini lebih buruk dibandingkan dengan awal musim lalu.
Also Read
Secara historis, start lambat ini mengingatkan pada musim 2023/2024, di mana tim kesulitan meraih kemenangan hingga pekan kesebelas. Manajemen berharap sejarah buruk tersebut tidak terulang. Di sisi lain, para pendukung yang ingin terus mengikuti perkembangan Udinese sepanjang musim dapat mengakses siaran pertandingan melalui platform DAZN, yang memegang hak siar penuh untuk seluruh laga Serie A, sementara kompetisi Coppa Italia disiarkan secara gratis melalui jaringan Mediaset.
Pada akhirnya, nasib Udinese di sisa musim ini sangat bergantung pada kemampuan tim untuk meminimalisir kesalahan individu dan meningkatkan efisiensi di depan gawang. Rentetan hasil negatif ini harus segera dihentikan sebelum jarak dengan tim-tim papan bawah semakin melebar dan tekanan terhadap staf kepelatihan mencapai titik yang tidak bisa lagi ditoleransi. Fokus utama saat ini adalah membangun kembali kepercayaan diri para pemain selama masa jeda kompetisi agar dapat kembali dengan performa yang lebih solid dan kompetitif.




