Krisis Juara Bertahan: Thun vs Servette Berakhir Pilu bagi Tuan Rumah

Author Image

Raonaid arva (teutonic) Phyllis

-

gegeronline.co.id

Terbit

18 September 2026, 01:53 WIB

Krisis Juara Bertahan: Thun vs Servette Berakhir Pilu bagi Tuan Rumah
Krisis Juara Bertahan: Thun vs Servette Berakhir Pilu bagi Tuan Rumah
SUMBER PILIHAN GEGERONLINE.CO.ID

Akses Berita & Informasi Terupdate Lebih Cepat

Jadikan gegeronline.co.id sebagai sumber utama di Google Search & AI Overviews agar tidak tertinggal update.

Geger Online – 18 September 2026 | Laga lanjutan Liga Super Swiss yang mempertemukan thun vs servette di Stockhorn Arena pada Kamis, 17 September 2026, menjadi saksi betapa sulitnya perjalanan sang juara bertahan musim ini. Pertandingan sengit tersebut berakhir dengan skor 2-4 untuk kemenangan tim tamu, Servette, yang sekaligus memperpanjang catatan buruk FC Thun di awal musim kompetisi.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Servette langsung tampil menekan. Tim tamu tidak membuang waktu untuk membuktikan dominasi mereka. Kingstone Mutandwa membuka keunggulan cepat saat pertandingan baru berjalan empat menit. Tekanan yang diberikan Les Grenats semakin menjadi-jadi, membuat lini pertahanan Thun kewalahan hingga Mathis Lambourde sukses menggandakan keunggulan menjadi 0-2 pada menit ke-29.

Meski sempat tertinggal dua gol, skuad asuhan Gian-Luca Privitelli menunjukkan daya juang tinggi. Fabio Saiz menjadi sosok kunci yang membangkitkan harapan publik tuan rumah dengan mencetak gol pertamanya pada menit ke-38, menutup babak pertama dengan skor 1-2. Momentum kebangkitan berlanjut di babak kedua. Melalui skema serangan yang rapi, Fabio Saiz kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54, mengubah kedudukan menjadi imbang 2-2.

Pertandingan thun vs servette sempat mencapai klimaks ketika Nicolas Bürgy mencetak gol yang dianggap sebagai pembalik keadaan pada menit ke-63. Namun, kegembiraan suporter tuan rumah seketika sirna setelah wasit menganulir gol tersebut melalui peninjauan VAR karena ditemukan pelanggaran di kotak penalti. Kejadian ini menjadi titik balik krusial dalam dinamika laga thun vs servette malam itu.

Dalam kondisi mental yang terguncang, Thun justru kembali kebobolan. Téo Allix berhasil mencetak gol melalui tendangan dari luar kotak penalti pada menit ke-65, membawa Servette kembali memimpin 2-3. Upaya Thun untuk mengejar ketertinggalan kembali kandas, dan justru David Datro Fofana memastikan kemenangan tim tamu menjadi 2-4 lewat golnya di menit ke-86.

Hasil ini menegaskan krisis yang dialami FC Thun. Sebagai juara bertahan yang baru empat bulan lalu merayakan gelar juara, performa mereka musim ini berbanding terbalik. Statistik menunjukkan kelemahan pertahanan yang kronis, dengan total 33 gol yang bersarang ke gawang mereka di semua kompetisi sejak akhir Juli. Kekalahan dalam laga thun vs servette ini merupakan kekalahan beruntun ketiga bagi Thun di liga, menempatkan mereka di posisi ke-10 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi tujuh poin dari delapan pertandingan.

Bagi Servette, kemenangan ini merupakan bukti konsistensi mereka di tengah jadwal kompetisi yang padat. Sementara bagi Thun, evaluasi mendalam diperlukan jika mereka ingin keluar dari tren negatif dan memperbaiki posisi di tabel klasemen sebelum situasi menjadi semakin sulit di sisa musim ini.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Related Post

Terbaru