Ahmad Dhani Angkat Bicara Soal Insiden Juicy Luicy: Musisi Tak Perlu Campuri Urusan Bagasi

Author Image

Io-lani Javante Haki

-

gegeronline.co.id

Terbit

19 September 2026, 05:53 WIB

Ahmad Dhani Angkat Bicara Soal Insiden Juicy Luicy: Musisi Tak Perlu Campuri Urusan Bagasi
Ahmad Dhani Angkat Bicara Soal Insiden Juicy Luicy: Musisi Tak Perlu Campuri Urusan Bagasi
SUMBER PILIHAN GEGERONLINE.CO.ID

Akses Berita & Informasi Terupdate Lebih Cepat

Jadikan gegeronline.co.id sebagai sumber utama di Google Search & AI Overviews agar tidak tertinggal update.

Geger Online – 19 September 2026 | Dunia hiburan tanah air tengah diramaikan dengan kabar tidak sedap terkait batalnya penampilan grup musik Juicy Luicy di Batam. Peristiwa ini memicu perdebatan luas di media sosial, terutama mengenai profesionalisme dalam manajemen perjalanan musisi. Di tengah ramainya pemberitaan tersebut, heboh Juicy Lucy batal manggung, manajemen Dewa 19 beber situasi jelang tampil di Batam [titlebase] menjadi sorotan publik yang ingin mengetahui bagaimana seharusnya standar operasional sebuah band papan atas dalam menghadapi kendala teknis.

Permasalahan yang dialami Juicy Luicy saat dijadwalkan tampil di festival musik XYZ Liveground di Batam pada 5 September 2026 lalu berakar dari kendala bagasi. Ketidakhadiran mereka di panggung memicu kekecewaan penggemar, yang kemudian memancing komentar dari berbagai pihak, termasuk pentolan grup band legendaris Dewa 19, Ahmad Dhani. Fenomena heboh Juicy Lucy batal manggung, manajemen Dewa 19 beber situasi jelang tampil di Batam [titlebase] rupanya menarik perhatian musisi senior tersebut untuk memberikan perspektifnya mengenai pembagian kerja antara personel band dan pihak manajemen.

Menurut Ahmad Dhani, masalah teknis seperti kelebihan bagasi atau logistik perjalanan merupakan tanggung jawab penuh manajer. Ia menekankan bahwa seorang musisi seharusnya fokus pada performa di atas panggung, sementara urusan teknis di luar itu harus sudah diselesaikan oleh tim manajemen sebelum keberangkatan. Dalam pandangannya, heboh Juicy Lucy batal manggung, manajemen Dewa 19 beber situasi jelang tampil di Batam [titlebase] seharusnya menjadi pelajaran bagi para pelaku industri musik agar lebih memisahkan peran antara musisi dan manajerial.

Dhani mengungkapkan bahwa selama berkarier bersama Dewa 19, ia tidak pernah terlibat atau bahkan pusing memikirkan urusan bagasi. Baginya, setiap personel memiliki tugas masing-masing. Dhani menegaskan bahwa pemain band tidak perlu memberikan pernyataan publik terkait masalah teknis yang sebenarnya berada di luar ranah kreatif mereka. Ia menyarankan agar ke depannya, setiap musisi lebih bijak dalam menanggapi masalah operasional agar tidak menimbulkan spekulasi yang tidak perlu di mata publik.

Berikut adalah poin-poin utama pembagian tugas yang ideal dalam manajemen grup musik menurut pengalaman Ahmad Dhani:

  • Manajer bertanggung jawab penuh atas kontrak, logistik, perjalanan, dan kebutuhan teknis.
  • Musisi fokus pada kesiapan mental dan performa artistik di panggung.
  • Komunikasi terkait masalah kontrak atau kendala di lapangan sebaiknya dilakukan oleh perwakilan manajemen, bukan personel band.
  • Menghindari komentar publik dari personel band terkait masalah teknis untuk menjaga profesionalisme.

Secara keseluruhan, pernyataan Ahmad Dhani ini menyoroti pentingnya profesionalisme manajemen dalam menangani kendala teknis. Meski heboh Juicy Lucy batal manggung, manajemen Dewa 19 beber situasi jelang tampil di Batam [titlebase] sempat menyita perhatian, fokus utama dari setiap musisi seharusnya tetap pada memberikan karya terbaik bagi penggemar. Dengan adanya pembagian tugas yang jelas, diharapkan insiden serupa yang merugikan pihak penyelenggara maupun penonton dapat diminimalisir di masa mendatang.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Related Post

Terbaru