Bali United Bungkam PSS Sleman, Johnny Jansen Justru Punya Masalah Besar

Author Image

Francisca Thiara

-

gegeronline.co.id

Terbit

10 September 2026, 01:52 WIB

Bali United Bungkam PSS Sleman, Johnny Jansen Justru Punya Masalah Besar
Bali United Bungkam PSS Sleman, Johnny Jansen Justru Punya Masalah Besar

Geger Online – 10 September 2026 | Awal musim BRI Super League 2026/2027 dibuka dengan catatan manis bagi Serdadu Tridatu. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali United berhasil meraih kemenangan 2-1 atas PSS Sleman. Namun, di balik keberhasilan tersebut, Bali United bungkam PSS Sleman, Johnny Jansen justru punya masalah besar yang harus segera diselesaikan sebelum menatap laga pekan berikutnya.

Pertandingan yang dihelat pada Jumat (4/9/2026) tersebut menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Sebanyak 16.000 penonton memadati stadion, mencatatkan rekor kehadiran tertinggi kedua pada pekan perdana kompetisi. Antusiasme suporter ini pun mendapat apresiasi tinggi dari pelatih Bali United, Johnny Jansen, yang memuji atmosfer luar biasa di tribune.

Meski meraih poin penuh melalui gol penalti Teppei Yachida pada menit ke-39 dan aksi Queven Inácio di menit ke-67, pelatih asal Belanda tersebut tidak bisa sepenuhnya tenang. Fakta bahwa Bali United bungkam PSS Sleman, Johnny Jansen justru punya masalah besar terkait kondisi kebugaran pemain asingnya. Saat ini, Jay Herdman dan Thomas Lham masih harus menepi karena sedang menjalani program pemulihan cedera. Kondisi Thomas Lham bahkan diprediksi membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali merumput, sementara tim medis terus berupaya mempercepat proses rehabilitasi Jay Herdman.

Selain itu, pemain berpengalaman Tim Receveur, yang sebelumnya mengalami masalah pada bagian rusuk, perlahan mulai menunjukkan perkembangan. Namun, Jansen mengakui bahwa ia belum cukup bugar untuk tampil sejak menit pertama. Sang pelatih kini harus memutar otak untuk meracik strategi dengan keterbatasan komposisi pemain asing jelang laga kontra Kalteng FC.

Di sisi lain, wakil kapten Bali United, Brandon Wilson, memberikan pandangan optimis terkait kedalaman skuad musim ini. Menurut Wilson, persaingan di setiap posisi kini jauh lebih sehat dengan adanya minimal dua pemain berkualitas di tiap sektor. Situasi ini memberikan fleksibilitas bagi tim pelatih dalam menentukan susunan pemain, meskipun badai cedera tengah menghantui.

Sementara itu, pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mengakui bahwa timnya kurang beruntung dalam laga tersebut. Huistra menyoroti keputusan penalti dan kesalahan individu pemain belakang sebagai faktor penentu kekalahan timnya. Meski Melvyn Lorenzen sempat mencetak gol balasan di masa injury time, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Super Elang Jawa untuk memaksakan hasil imbang.

Secara keseluruhan, kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bali United untuk menjaga konsistensi di papan atas. Namun, tantangan nyata bagi Johnny Jansen adalah menjaga keseimbangan tim di tengah krisis pemain yang sedang menjalani pemulihan. Kedalaman skuad yang dipuji oleh Brandon Wilson akan menjadi kunci utama bagi Serdadu Tridatu untuk tetap kompetitif, mengingat jadwal pertandingan yang padat di awal musim ini.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Related Post

Terbaru